PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) harus mengganti pilotnya yang dijadwalkan terbang pagi ini. Pasalnya, ada pilot yang dijadwalkan terbang pada pukul 08.35 WIB terjebak macet dan banjir sehingga tak bisa tepat waktu sampai Bandara Soekarno-Hatta.
"Jadi penerbangan GA 898 tujuan Canton, China terpaksa ada sedikit delay karena pilot terjebak macet dan banjir," ungkap VP Corporate Communication Garuda, Pujobroto kepada detikTravel, Kamis (17/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Pujo menjelaskan, penerbangan Garuda hingga pukul 09.15 WIB pagi tadi masih berjalan normal. Sebanyak 40 penerbangan berjalan seperti biasa meskipun cuaca tidak bersahabat. Traveler yang akan menggunakan jasa Garuda Indonesia pun bisa bernafas lega karena tak ada delay atau pembatalan penerbangan.
Seperti diketahui, hujan yang terus mengguyur Jakarta sejak malam mengakibatkan banjir di beberapa kawasan. Akses untuk ke Bandara juga banyak yang terputus. Untuk itu, pihak Garuda pun mengimbau para traveler untuk datang lebih awal.
"Jadi kami imbau agar para penumpang datang lebih awal karena antisipasi macet dan banjir. Penerbangan akan berjalan sesuai jadwal," lanjut Pujobroto.
Namun, parahnya jalan di ibukota membuat beberapa traveler tetap terlambat meski sudah berangkat lebih cepat. Jika sudah begitu, Anda bisa mengkonfirmasi keterlambatan ke pihak Garuda.
"Nanti, yang terlambat akan diakomodir untuk penerbangan selanjutnya," tuturnya.
(shf/shf)










































