Joshua Niddle sedang menerbangkan pesawat ke bandara di Ingham, North Queensland, selepas senja saat sekelompok kelelawar menghadang di depannya. Salah satu dari hewan malam itu memecahkan kaca bagian depan pesawat perintisnya dan menabrak wajah Liddle.
Bagi Liddle, kejadian tersebut seperti kelelawar yang 'meledak' dalam kokpitnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat 'tamparan' kelelawar tersebut, bagian wajah dan dada Liddle memar. Sekarang, pilot itu sedang dalam pemeriksaan kesehatan untuk mengantisipasi adanya virus dari si kelelawar.
"Ada beberapa luka tusukan di wajah dan dada. Istri saya memanggil dokter dan saya harus disuntik. 6 Suntikan di wajah dan dada, 1 suntikan di lengan, dan 1 suntikan di bagian pantat," kata Liddle.
Bagi Liddle, besarnya kemungkinan pesawat tertabrak kelelawar memang menimbulkan masalah. Namun sang pilot merasa, pemusnahan kelelawar bukanlah antisipasi yang tepat.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar