Hilang di Australia, Backpacker Ini Diselamatkan Celananya
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Hilang di Australia, Backpacker Ini Diselamatkan Celananya

Desi Puspasari - detikTravel
Senin, 18 Feb 2013 16:30 WIB
Hilang di Australia, Backpacker Ini Diselamatkan Celananya
Sam Derry-Woodhead, backpacker asal Inggris (The Sydney Morning Herald/Facebook)
Upshot Stations - Backpacker asal Inggris, Sam Woodhead, yang tersesat selama 3 hari di pedalaman Australia berhasil ditemukan. Bukan hanya meminum air kencingnya sendiri, tapi juga berkat celana rugby, dirinya berhasil ditemukan.

Hilang sejak hari Selasa di kawasan Upshot Stations, sekitar 90 km dari Longreach di Queensland, Australia, akhirnya Sam Woodhead berhasil ditemukan pada hari Jumat. Dalam peristiwa tersebut, dia terpaksa bertahan hidup dengan meminum air kencingnya sendiri.

Ternyata, tak hanya air kencing yang menyelamatkannya dari kematian. Celana rugby berwarna putih yang ia gunakan untuk tanda SOS, membuat ia ditemukan oleh helikopter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah mendapat perawatan dari salah satu rumah sakit di Longreach dan kondisinya membaik, Woodhead pun menceritakan bagaimana bisa bertahan hidup dan berusaha mencari pertolongan. Dalam peristiwa tersebut, dirinya mengalami kerusakan ginjal dan kehilangan lebih dari 12 kg berat badan.

Dia pun ingat bagaimana tubuhnya sangat lemah dan nyaris tak bisa merangkak saat diselamatkan pada Jumat lalu. Saat itu, dirinya diselamatkan karena helikopter melihat celana pendek rugby-nya, seperti diberitakan News Australia, Senin (18/2/2013).

Dokter mengatakan, turis ini diselamatkan beberapa jam tepat sebelum kematian. Agar tidak mati kehausan, Woodhead menenggak air dari kemasan lensa kontak miliknya. Saat malam hari, lolongan dingo, anjing liar Australia terdengar di sekitar tempatnya tidur.

"Saya mengambil semua pakaian yang saya punya dan membuat tanda SOS di tempat terbuka. Saya menggunakan sweter, beberapa pasang celana pendek dan membentangkannnya di luar untuk membuat tanda SOS sebesar mungkin," kata Woodhead.

Banyak upaya sudah dia lakukan, tapi dua helikopter yang terbang di atas kepalanya pada Jumat pagi tidak melihat dirinya. Kemudian, sekitar pukul 02.20 waktu setempat, terlihat helikopter lain yang terbang di atasnya dan kembali menjauh dari pandangannya.

Akan tetapi, tiba-tiba saja helikopter tersebut berbalik dan kembali ke arahnya. Setelah berhasil ditemukan, Woodhead pun bertanya kepada pilot mengapa helikopternya memutar kembali.

"Satu-satunya alasan kami berbalik, karena melihat sesuatu yang melambai-lambai dari tanah," ungkap pilot helikopter yang menyelamatkan dirinya.

"Itu adalah celana pendek rugby putih yang saya gunakan dalam tanda SOS," jelas Woodhead. Akhirnya, Woodhead pun kembali bertemu dengan ibunya, Claire Derry, yang terbang dari Inggris pada akhir pekan lalu.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads