Ternyata, Masih Ada Badak Sumatera di Kalimantan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ternyata, Masih Ada Badak Sumatera di Kalimantan

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Kamis, 28 Mar 2013 13:52 WIB
Ternyata, Masih Ada Badak Sumatera di Kalimantan
Badak Sumatera (dok. WWF)
Kutai - Ini kabar baik untuk para traveler yang peduli dengan kelestarian hewan langka. Baru-baru ini, ditemukan jejak segar mirip badak Sumatera di Kalimantan yang sebelumnya diduga telah punah sejak 1990-an.

Sampai saat ini, wisatawan bisa melihat badak Sumatera di pulau asalnya yakni Sumatera. Populasi yang lebih kecil terdapat di Sabah dan Semenanjung Malaysia. Namun baru-baru ini, tim monitoring WWF Indonesia menemukan jejak segar mirip seperti milik badak Sumatera di Kalimantan Timur.

Dari rilis WWF yang diterima detikTravel, Kamis (28/3/2013), jejak tersebut ditemukan saat sedang monitoring orangutan di Kutai Barat. Penelitian pun dilanjutkan bersama Dinas Kehutanan Kutai Barat, Universitas Mulawarman, juga masyarakat setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasilnya, tim survei menemukan beberapa jejak kaki badak, bekas kubangan, bekas gesekan tubuh badak pada pohon, gesekan cula pada dinding kubangan serta bekas gigitan dan pelintiran pada pucuk tanaman. Tim survei juga menemukan adanya makanan badak yang berlimpah dan bervariasi, lebih dari 30 spesies tumbuhan.

Temuan ini membawa angin segar bagi dunia konservasi nasional dan internasional. Keberadaan badak Sumatera di Kalimantan ditengarai sudah punah sejak tahun 1990-an. IUCN (International Union for Conservation of Nature) memasukkan badak Sumatera dalam status Critically Endangered.

"Penemuan ini sangat penting bagi dunia, khususnya bagi konservasi Indonesia, sebab menjadi pencatatan baru keberadaan Badak Sumatera di Kalimantan Timur khususnya di wilayah Kubar," tutur Bambang Novianto, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) Kementerian Kehutanan.

Untuk memetakan habitat dan populasi badak Sumatera di Kutai Barat, WWF bersama beberapa pihak seperti Kementerian Kehutanan dan Pemda Kubar akan melakukan survei lanjutan yang lebih komprehensif.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads