Mesir sedang kekurangan uang demi membeli bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik. Pasca pemberontakan untuk menggulingkan Mantan Presiden Hosni Mubarak tahun 2011 lalu, berbagai wilayah Mesir sering mengalami pemadaman listrik. Gejolak politik telah menghambat pendapatan pariwisata dan menekan nilai mata uang setempat.
Oleh karena itulah mulai Juni 2013, Bandara Internasional Kairo akan menutup mayoritas landasannya selama 4 jam. Menteri Perhubungan Udara Mesir, Wael al-Maadawi mengatakan, hal ini dilakukan untuk menghemat daya listrik dan bahan bakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penutupan landasan-landasan itu, lanjut al-Maadawi, harusnya tidak berdampak apa pun terhadap lalu lintas udara. Faktanya, jumlah penerbangan di Bandara Internasional Kairo telah menurun drastis sehingga banyak landasan yang tak terpakai.
"Keputusan ini muncul setelah adanya studi mendalam terkait penurunan drastis lalu lintas udara (di Kairo) selama 2 tahun terakhir," tambahnya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?