Qantas Tiadakan Menu Babi, Penumpang Ancam Boikot

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Qantas Tiadakan Menu Babi, Penumpang Ancam Boikot

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Senin, 08 Apr 2013 07:10 WIB
Qantas Tiadakan Menu Babi, Penumpang Ancam Boikot
Pesawat Qantas (Reuters)
Sydney - Maskapai Australia, Qantas meniadakan menu babi menyusul peningkatan penerbangan ke Timur Tengah. Namun, sebagian traveler pengguna Qantas, malah protes via Facebook.

Seluruh penerbangan Qantas ke Eropa via Dubai, kini tidak memiliki menu makanan babi. Para traveler pun protes di fan page Qantas di Facebook, karena Qantas menyesuaikan diri dengan aturan Islam.

Mereka menerima sejumlah keluhan karena menu babi dihapuskan. Admin Facebook Qantas malah diminta menghapus 5 thread di Facebook karena bernada rasial dari penumpang yang mengancam boikot. Namun, chef Neil Perry yang menyusun menu mengatakan, menu baru tanpa babi ini justru menunjukan kualitas multikultural Australia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari News.com, saat dilongok Senin (8/4/2013), Chef Perry mengatakan babi dan alkohol tidak sesuai ajaran Islam. Jika Qantas mengikuti aturan itu, tidak akan mengganggu kualitas penerbangan Qantas.

Perry sudah merancang makanan di pesawat yang cocok dengan penumpang dari destinasi yang mayoritas Muslim termasuk Jakarta. Perubahan menu ini menyusul kerja sama Qantas dengan maskapai Emirates

Pesawat Qantas dari Australia ke Eropa yang tadinya transit di Singapura, menjadi transit di Dubai. Perry pun menyesuaikan menu yang sesuai dengan traveler Muslim.

Perry membuat menu kelas ekonomi berupa salad dengan tomat, timun dan keju. Ada juga ayam dengan bayam dan wortel. Untuk kelas bisnis ada ikan dengan salad zucchini atau kambing bumbu Arab dengan nasi almond. Yummy!

Jubir Qantas juga mengatakan penumpang malah lebih suka dengan menu baru tanpa babi ini. "Konsumen mengatakan yang membedakan Qantas adalah kualitas makanan dalam penerbangan. Feedback dari penumpang yang terbang dari dan ke Dubai sangat memuaskan," kata jubir Qantas.

(fay/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads