Liburan ke Negara Terlarang, Beyonce & Jay Z Terancam Didenda

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Liburan ke Negara Terlarang, Beyonce & Jay Z Terancam Didenda

Adhie Ichsan - detikTravel
Selasa, 09 Apr 2013 11:11 WIB
Liburan ke Negara Terlarang, Beyonce & Jay Z Terancam Didenda
Beyonce dan Jay Z (Win McNamee/Getty Images)
Old Havana - Ada saja tingkah turis saat traveling, setelah Bieber kini giliran Beyonce. Minggu lalu ia dan suaminya, Jay Z liburan di Kuba. Negara yang diembargo oleh AS ini tidak boleh dijadikan destinasi liburan para warga AS.

Menurut Reuters, Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang perjalanan dua penyanyi papan atas AS itu. Seorang juru bicara AS di Interests Section di Havana mengatakan bahwa dia tidak tahu jika pasangan itu memiliki lisensi untuk perjalanan mereka.

Jika Beyonce dan Hay-Z tidak memiliki dokumen yang diperlukan, keduanya mungkin akan didenda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari Jumat (5/4/2013) setempat, dua anggota Kongres dari Partai Republik untuk Florida Ileana Ros-Lehtinen dan Mario Diaz-Balart dikabarkan mengirim surat kepada Treasury Department's Office of Foreign Assets Control. Mereka ingin mencari informasi mengenai jenis lisensi yang diterima Beyonce dan Jay-Z, untuk tujuan apa, dan siapa yang menyetujui perjalanan tersebut.

Dalam surat yang ditujukan kepada otoritas, dua anggota parlemen menulis, "Industri pariwisata Kuba sepenuhnya dikendalikan negara. Oleh karena itu, dolar AS yang dihabiskan untuk pariwisata Kuba secara langsung mendanai mesin penindasan yang brutal dan menindas rakyat Kuba".

Mereka menambahkan, "Meskipun ada larangan jelas yang menentang pariwisata ke Kuba, dalam laporan pers banyak pasangan melakukan perjalanan pariwisata."

Beyonce Knowles dan sang suami Jay-Z melakukan perjalanan ke Kuba pekan lalu untuk merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-5. Mereka makan malam di restoran mewah, berjalan-jalan di Old Havana dan foto-foto dengan masyarakat setempat, meskipun AS mengembargo negara tersebut.

Embargo tersebut mencegah warga AS pergi ke Kuba kecuali untuk pertukaran akademis, agama atau budaya.

(ptr/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads