Ups, Restoran Fiktif Masuk Ulasan TripAdvisor

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ups, Restoran Fiktif Masuk Ulasan TripAdvisor

- detikTravel
Senin, 29 Jul 2013 08:23 WIB
Ups, Restoran Fiktif Masuk Ulasan TripAdvisor
Kota Brixham (TripAdvisor)
London - Situs ulasan wisata TripAdvisor kebakaran jenggot. Rupanya mereka mengulas sebuah restoran di Inggris yang ternyata fiktif. Wisatawan pun kecewa berat.

Restoran Oscar's tercatat dalam TripAdvisor sebagai sebuah restoran berkualitas di Brixham, Inggris, sebuah kota pesisir yang populer untuk wisatawan. Sejak muncul pada Mei 2013, restoran ini mendapat ulasan, 'membuai pikiran', 'sungguh luar biasa', 'sempurna', 'menakjubkan' dan aneka pujian lai.

Namun kemudian, pada 20 dan 23 Juli 2013, ada ulasan user yang mengagetkan: Restoran ini fiktif! Harian Telegraph London lantas menghubungi TripAdvisor dan ulasan restoran ini dicopot TripAdvisor dari situsnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari The Sydney Morning Herald, saat dilihat Senin (29/7/2013), Chris Emmins pendiri firma manajemen reputasi KwikChex mengatakan kejadian ini bisa menimbulkan keraguan traveler terhadap TripAdvisor. Bagaimana tidak, TripAdvisor memajang ulasan fiktif.

"Ulasan yang bagus untuk sebuah tempat usaha palsu, tapi ini tidak terdeteksi sampai lebih dari dua bulan. Sulit untuk mengatakan kualitas sistem di TripAdvisor kalau mereka tidak bisa mendeteksi hal semacam ini," kata Emmins.

TripAdvisor juga menerima kritik dari pelaku usaha hotel dan restoran, menurut mereka banyak ulasan anonim yang palsu atau menjelek-jelekan. Untuk itu TripAdvisor sudah membuat sistem baru untuk mencegah posting palsu dari para pengguna situs.

Mereka menjelaskan kalau peringkat restoran bisa berubah sewaktu-waktu berdasarkan Popularity Index. Terkait kasus restoran Oscar's, TripAdvisor mengatakan ini hanya kejadian yang sangat jarang terjadi.

"Setelah penyelidikan, tempat ini tidak sesuai panduan kami dan telah kami copot. Kami menerima 60 konten tiap menit dan bisa saja ada yang terselip lolos dan ini kejadian yang jarang. Member kami bisa melaporkan kejadian ini pada kita untuk membantu menjaga kualitas konten kami," ujar jubir TripAdvisor.

Namun hal itu sepertinya belum mengobati kekecewaan para traveler. Survei dari The Sydney Morning Herald menunjukan 61 persen traveler menjadi tidak percaya dengan TripAdvisor.

(sst/sst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads