Dilansir dari Mother Nature Network, Selasa (8/10/2013) hewan langka ini ditemukan di hutan sebelah barat laut Ekuador. Memiliki nama latin Anolis proboscis, kadal ini memiliki moncong mirip hidung Pinokio.
"Biasa disebut kadal Pinokio karena hidungnya dan pertama kali ditemukan pada tahun 1953," tutur peneliti sekaligus pendiri Tropical Herping yang mengurusi pendidikan dan ecotourism, Alejandro Arteaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah sekian lama, akhirnya kadal ini berhasil ditemukan. Sangat mendebarkan," ungkap Artega.
Jika ingin menemukannya, Anda bisa mencari pada malam hari di hutan Ekuador. Ini karena kadal pinokio masuk dalam kategori hewan nokturnal, atau beraktivitas pada malam hari.
Namun, jika berhasil menemukan reptil ini sebaiknya jangan diganggu apalagi sampai ditangkap. Biarkan mereka hidup normal dan terus berkembang biak di habitat aslinya, karena hewan ini masuk dalam kategori langka.
Reptil pinokio hanya ada di beberapa daerah saja, salah satunya Ekuador. Jadi, sebagai traveler bertanggung jawab, mari ikut serta dalam menjaga kelestarian reptil unik ini.
(ptr/fay)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Citilink Ngegas, Armada Jadi 43 Pesawat, Terbang Lagi dari Bandung Mulai 17 Agustus