Penumpang Ini Ketiduran... dan Terkunci di Pesawat!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Penumpang Ini Ketiduran... dan Terkunci di Pesawat!

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Selasa, 10 Des 2013 07:03 WIB
Penumpang Ini Ketiduran... dan Terkunci di Pesawat!
Pesawat United Airlines (foxnews.com)
Houston - Ketiduran saat naik bus atau kereta, lalu terbangun di garasi terminal atau stasiun, beberapa traveler pernah mengalaminya. Tapi bagaimana kalau Anda ketiduran dan saat bangun dan terkunci di pesawat?

Tom Wagner (51) adalah traveler asal Louisiana yang terbang ke Houston dengan maskapai United Airlines penerbangan 4245 untuk mengunjungi saudara perempuannya. Dia tertidur di dalam penerbangan pada Jumat (6/12) lalu.

Nah, saat pesawat mendarat di Bandara Bush Intercontinental Houston dia tidak terbangun. Maklum saja, dia pekerja di kilang minyak sehingga biasa tidur di tengah guncangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah biasa, jadi guncangan saat pesawat mendarat tidak akan membangunkan saya," kata Wagner seperti dilansir News.com, Selasa (10/12/2013).

Ketika Wagner bangun, dia kaget bukan main. Kabin pesawat gelap dan pesawat sudah di parkiran bandara bersama pesawat-pesawat lainnya yang diparkir.

"Saya tengok kanan-kiri, tidak ada orang di pesawat. Saya terkunci, lampu mati, mesin pesawat juga sudah mati. Pesawat seperti sudah istirahat malam," kata dia.

Mungkin pramugari tidak menyadari keberadaan Wagner karena dia duduk di bangku belakang pesawat, dekat jendela. Wagner berusaha tidak panik. Dia mencari toilet di dalam kegelapan, dan terpaksa buang air meskipun flush pesawat sudah dimatikan.

Saat Wagner menelepon pacarnya, dia malah disangka bercanda. "Keluarkan saya dari pesawat! Jangan tertawa, sudah mulai dingin di sini," teriak Wagner.

Barulah pacarnya percaya dan menelepon United Airlines. Sementara Wagner cukup stress juga menunggu di dalam pesawat yang terkunci. Sempat terpikir untuk membuka pintu darurat, namun tidak jadi. Sampai akhirnya petugas perawatan membuka pintu pesawat.

Wagner menjelaskan apa yang terjadi dan para petugas itu terheran-heran. Wagner dibawa ke terminal, namun dia ketinggalan pesawat tujuan Los Angeles yang harus dinaikinya. Pihak maskapai meminta maaf dan menyelidiki kenapa hal ini bisa terjadi.

"Bagaimana kalau saya mati? Besok paginya mereka akan menemukan mayat di pesawat," tukas Wagner.

Stasiun TV setempat pun meliput habis-habisan peristiwa yang dialami Wagner. Pihak maskapai pun sebagai permintaan maaf memberikan voucher USD 250 (Rp 2,9 juta), membayari motel untuk Wagner menginap dan mengganti tiket pesawat Wagner.

Lain kali, jangan ketiduran lagi ya!

(ptr/ptr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads