"Target 2014 adalah 9,2 juta wisman dan 255 ribu wisnus," ungkap Menparekraf, Mari Elka Pangestu dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2014 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (24/12/2013).
Untuk tahun depan, lanjut Mari, Bali jadi fokus utama pengembangan pariwisata. "Tahun depan fokus di Bali untuk membenahi apa yang sudah ada di Bali," jelas Mari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"China, Taiwan, Hongkong, Jepang, Korsel dan Jerman jadi prioritas negara," ungkap Mari.
Minat khusus juga akan difokuskan lebih dalam. Antara lain kuliner, pesiar, wisata alam dan lingkungan, wisata sejarah dan budaya.
"Golf, yacht, diving, marathon," tambah Mari.
Mari pun optimis untuk target tahun 2014, karena ada penambahan signifikan dalam penerbangan langsung (direct flight). Perbaikan infrastruktur, bandara dan pelabuhan juga jadi pertimbangan.
"Saya relatif optimis untuk tahun 2014," ungkap Mari.
Di bidang hotel, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia, Yanti Sukamdani, mengatakan tahun 2014 akan menjadi 'tahun politik'.
"Keliatannya hotel akan didominasi kegiatan meeting, bisa partai, pemerintah dan lain lain," jelas Yanti.
Meski begitu, Yanti yakin pertambahan dari wisman atau wisnus tetap ada. Hal ini terutama karena meningkatnya jumlah rute penerbangan maskapai dan bandara baru di Indonesia yang bisa menjadi pintu masuk wisman.
(sst/sst)










































