Wisatawan yang datang dari berbagai daerah, singgah dan memborong oleh-oleh khas dari Kota Gudeg ini. Fitri(23), salah satunya. Wisatawan asal Bekasi yang datang bersama keluarganya ini, memborong kaos bertuliskan "Jogja" di salah satu lapak PKL di trotoar Malioboro.
Oleh-oleh kaos tersebut, akan diberikan untuk saudara-saudara dan teman-temanya di rumah. Selain membeli kaos, ia juga memborong makanan khas Yogya seperti Bakpia untuk dibawa pulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tempat-tempat sejarah di Yogya itu bisa kita pelajari agar tetap mencintai Bangsa ini," kata Fitri, sambil memilih kaos di lapak PKL Malioboro, Rabu (25/12/2013).
Belanja memang salah satu kegiatan favorit wisatawan saat liburan. Didi(34) salah satu PKL yang menjual kaos mengaku, pada liburan kali ini omzetnya meningkat hingga 40 persen dibanding hari biasa. Wisatawan paling suka, dengan kaos-kaos yang ada tulisan Yogyanya.
Kresensia Sumiyati(55), PKL yang menjual baju-baju batik ini, juga banjir rezeki.
"Para wisatawan kalau datang yang didatanya, yang khas Yogya mana. Daster-daster batik terutama yang paling banyak dicari," katanya.
Sementara itu, arus lalu lintas di Jl Malioboro terlihat cukup padat. Kemacetan terjadi di beberapa titik. Kendaraan-kendaraan roda empat berpelat luar DIY, terlihat cukup banyak melintas di Jl Malioboro tersebut. Selain menyerbu para PKL, para wisatawan juga menyempatkan untuk berfoto-foto dibawah plakat bertuliskan Jl Malioboro.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong