Laut Mati pada dasarnya adalah sebuah danau luas. Laut Mati berbatasan dengan Yordania di sebelah timur, juga Israel dan Palestina di sebelah barat. Dinamakan Laut Mati alias Dead Sea karena kadar garamnya yang sangat tinggi, yakni 34,2% pada tahun 2011.
Laut Mati pun menjadi salah satu favorit turis. Kandungan garam dan mineral yang tinggi membuat tubuh wisatawan selalu mengambang di atas air. Airnya pun punya khasiat melawan berbagai penyakit kulit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam foto-foto tersebut, tampak bibir pantai Laut Mati mengering dan air menyurut drastis. Mengutip Xinhua, Rabu (8/1/2014), salah satu penyebab terbesarnya adalah penggunaan air di Laut Mati sebagai bahan dasar industri berbasis mineral.
Akhirnya pada 9 Desember 2013, sebuah perjanjian dilakukan antara tiga negara yakni Israel, Yordania dan Palestina. Perjanjian yang ditandatangan di kantor World Bank, Washington DC tersebut berisi persetujuan konstruksi pipa untuk menyalurkan air dari Laut Merah ke Laut Mati.
Semoga saja Laut Mati bisa diselamatkan. Wisatawan pun tentu berharap tetap bisa pergi ke sana untuk mencoba mengambang di permukaan airnya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun