7 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Menginap di Hostel

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

7 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Menginap di Hostel

Johanes Randy - detikTravel
Jumat, 17 Jan 2014 09:46 WIB
7 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Menginap di Hostel
(Getty Images)
Jakarta - Bagi para backpacker, hostel merupakan rumah sekaligus sahabat dompet. Harga menginap di hostel memang lebih murah dari hotel. Nah, berikut ini adalah 7 hal yang harus diketahui sebelum menginap di hostel.

Menginap di hostel selalu memberikan sejuta kisah berwarna, baik positif maupun negatif. Tidak jarang kita bertemu dengan sesama traveler yang datang dari berbagai tempat dan latar belakang berbeda. Mengutip Huffington Post, Jumat(16/1/2014), berikut 7 hal yang harus diketahui tentang hostel:

1. Hostel itu seperti asrama

(Getty Images)
Suasana di hostel lebih mirip dengan asrama. Di Hostel, Anda bisa tidur beramai-ramai dalam satu kamar barak. Sebuah ruangan dengan ranjang tingkat menjadi ciri khas sebuah hostel.

Hostel tentu menjadi tempat yang tepat untuk mencari teman. Tidak jarang hostel menjadi tempat bertukar cerita para traveler. Jika Anda belum pernah tinggal di asrama, cobalah menginap di hostel.

2. Hostel sering beda dengan iklannya

(Thinkstock)
Seringkali lokasi hostel tidak seperti yang dituliskan di iklan, dan membutuhkan kesabaran ekstra untuk menemukannya. Banyak hostel yang menulis kalau lokasinya strategis dan dekat di pusat kota, walaupun kenyataan bisa berbeda. Mungkin itu adalah bagian dari strategi pemasaran hostel. Ya, kita tidak pernah tahu.

3. Beruntunglah kalau dapat kasur bersih

(Tripadvisor)
Kasur menjadi bagian penting dalam ritual menginap, tidak terkecuali di hostel. Setelah lelah berjalan seharian, tentu kita semua mengharapkan kasur bersih yang nyaman. Tapi, kita tidak boleh banyak berharap apabila menginap di hostel.

Bukan berarti semua kasur di hostel adalah mimpi buruk. Memang dibutuhkan kesabaran serta rekomendasi untuk menemukan hostel dengan kasur yang nyaman. Terkadang, dibutuhkan faktor keberuntungan juga.

4. Waspadai kamar mandi di hostel

(Thinkstock)
Hostel biasanya memiliki kamar mandi umum. Setiap harinya, hostel menjadi tempat singgah para traveler. Tentu saja, fasilitas umum yang paling sering disinggahi adalah kamar mandi. Jangan terkejut apabila Anda melihat kamar mandi di hostel yang Anda inapi. Mungkin saja tidak kalah kotor dengan kamar mandi di terminal.

5. Tidak ada batasan gender dan usia di hostel

(Hostelworld)
Di hostel sama sekali tidak ada batasan gender dan usia. Anda akan menemukan pengunjung dari laki-laki dan perempuan dari berbagai usia. Dari anak muda, sampai orang dewasa. Semuanya ada di hostel.

Kesabaran Anda akan diuji di hostel. Terutama jika teman seruangan Anda membuat suara-suara berisik. Seperti mengorok, sampai memasang musik keras-keras.

6. Fasilitas WiFi gratis

(Getty Images)
Di zaman teknologi seperti sekarang, fasilitas WiFi adalah soal hidup mati. Terutama apabila Anda termasuk traveler yang membutuhkan akses internet untuk mengupload foto dan cerita perjalanan Anda. Banyak hostel sudah memiliki fasilitas WiFi. Walaupun tidak di semua hostel.

7. Bawa uang tunai

(Thinkstock)
Ada baiknya Anda membawa uang tunai sebelum menginap di hostel untuk berjaga-jaga. Beberapa hostel hanya menerima uang tunai sebagai bentuk pembayaran. Memang terdengar tidak praktis, tapi selalu sedia payung sebelum hujan.
Halaman 2 dari 8
Suasana di hostel lebih mirip dengan asrama. Di Hostel, Anda bisa tidur beramai-ramai dalam satu kamar barak. Sebuah ruangan dengan ranjang tingkat menjadi ciri khas sebuah hostel.

Hostel tentu menjadi tempat yang tepat untuk mencari teman. Tidak jarang hostel menjadi tempat bertukar cerita para traveler. Jika Anda belum pernah tinggal di asrama, cobalah menginap di hostel.

Seringkali lokasi hostel tidak seperti yang dituliskan di iklan, dan membutuhkan kesabaran ekstra untuk menemukannya. Banyak hostel yang menulis kalau lokasinya strategis dan dekat di pusat kota, walaupun kenyataan bisa berbeda. Mungkin itu adalah bagian dari strategi pemasaran hostel. Ya, kita tidak pernah tahu.

Kasur menjadi bagian penting dalam ritual menginap, tidak terkecuali di hostel. Setelah lelah berjalan seharian, tentu kita semua mengharapkan kasur bersih yang nyaman. Tapi, kita tidak boleh banyak berharap apabila menginap di hostel.

Bukan berarti semua kasur di hostel adalah mimpi buruk. Memang dibutuhkan kesabaran serta rekomendasi untuk menemukan hostel dengan kasur yang nyaman. Terkadang, dibutuhkan faktor keberuntungan juga.

Hostel biasanya memiliki kamar mandi umum. Setiap harinya, hostel menjadi tempat singgah para traveler. Tentu saja, fasilitas umum yang paling sering disinggahi adalah kamar mandi. Jangan terkejut apabila Anda melihat kamar mandi di hostel yang Anda inapi. Mungkin saja tidak kalah kotor dengan kamar mandi di terminal.

Di hostel sama sekali tidak ada batasan gender dan usia. Anda akan menemukan pengunjung dari laki-laki dan perempuan dari berbagai usia. Dari anak muda, sampai orang dewasa. Semuanya ada di hostel.

Kesabaran Anda akan diuji di hostel. Terutama jika teman seruangan Anda membuat suara-suara berisik. Seperti mengorok, sampai memasang musik keras-keras.

Di zaman teknologi seperti sekarang, fasilitas WiFi adalah soal hidup mati. Terutama apabila Anda termasuk traveler yang membutuhkan akses internet untuk mengupload foto dan cerita perjalanan Anda. Banyak hostel sudah memiliki fasilitas WiFi. Walaupun tidak di semua hostel.

Ada baiknya Anda membawa uang tunai sebelum menginap di hostel untuk berjaga-jaga. Beberapa hostel hanya menerima uang tunai sebagai bentuk pembayaran. Memang terdengar tidak praktis, tapi selalu sedia payung sebelum hujan.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads