"Soal wisata, Banyuwangi tidak meniru Bali," tegas Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat sambutan dalam acara Explore Indonesia ke Banyuwangi di hadapan 33 peserta, di Pendopo Kabupaten Banyuwangi di Jl Sri Tanjung, Kota Banyuwangi, Jumat (20/6/2014)
Anas menegaskan, Banyuwangi bukanlah seperti Bali yang menjual keseksian bule berbikini. Tapi, Banyuwangi mencontoh Langkawi yang ada di Malaysia untuk konsep wisata.
"Dengan keseksian yang ada di Bali atau turis-turis yang telanjang di sana, tahun lalu hanya 8 juta turis yang datang ke Indonesia. Bandingkan dengan Langkawi yang hanya berupa alam bisa mendatangkan 12 juta," ungkap Anas.
Oleh sebab itu, Banyuwangi mengambil konsep ekowisata. Destinasi-destinasi di Banyuwangi tak akan diubah demi memikat turis. Malah, daya tarik alam dan budaya yang khas bakal dioptimalkan.
"Banyuwangi adalah ekowisata, Banyuwangi menjual alam," tutur Anas.
Bicara soal alam, ada Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Taman Nasional Alas Purwo, Pantai Boom dan masih banyak lagi. Banyuwangi tidak menjual keseksian seperti Bali, namun menjanjikan pengalaman dengan panorama alam yang cantik jelita. Itu, sudah cukup.
Explore Indonesia: Tour Banyuwangi adalah program liburan detikTravel untuk mempromosikan destinasi wisata Indonesia. Program ini didukung oleh Garuda Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
(shf/shf)











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim