Tapi, kelinci raksasa ini tidak hidup melainkan sebuah instalasi seni milik Florentijn Hofman, demikian ditengok dari CNN, Kamis (11/9/2014). Seniman asal Belanda ini telah memiliki banyak karya seni yang memukau. Beberapa di antaranya yang sudah terkenal adalah bebek raksasa yang keliling dunia, dan kudanil raksasa di London.
Nah, mengapa dipilih membuat kelinci di festival ini adalah karena legenda setempat. Kelinci bulan atau moon rabbit ini terinspirasi dari legenda China dan Mid-Autumn Festival. Menurut legenda, seekor kelinci hidup di bulan dan jadi teman dewa Chang'er.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Land Arts Festival tahun ini mengambil tempat di bunker tua di barat daya Taipei, atau utara provinsi Taoyuan. Traveler yang datang ke pameran ini bisa mendapat dua keuntungan sekaligus.
Pertama, bisa melihat boneka kelinci raksasa, sambil foto atau selfie dengan latar boneka tersebut. Kedua, traveler bisa memasuki kawasan bunker secara bebas. Karena jika tidak ada festival, kawasan ini tertutup dan terlarang untuk masyarakat umum.
Festival ini berlangsung dari tanggal 4 sampai 14 September 2014. Bertempat di Taoyuan Naval Base, festival ini mulai dari 09.00 hingga 20.00 waktu setempat. Tertarik ke sana?
(shf/shf)











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim