"Dua buah gunungan lanang dan wadon berisi bakpia disiapkan dalam acara Merti Bakpia," ungkap panitia Ridwan Effendi kepada wartawan di sekretariat kampung Purwodiningratan, Ngampilan, Kamis (11/9/2014).
Menurut Ridwan acara tersebut didukung oleh paguyuban pengusaha Bakpia seperti Koperasi Sumekar dan Paguyuban Laris Manis Kecamatan Ngampilan, didukung Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya Kota Yogyakarta. Acara tersebut dipusatkan di sentra bakpia di Jl KS Tubun, pada hari Minggu (14/9) mulai pukul 15.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ridwan di sekitar Ngampilan ada ratusan pengusaha kecil bakpia. Sedangkan merek bakpia rumahan itu ada lebih kurang 130 merek. Jumlah tersebut adalah yang berada di Ngampilan yang merupakan awal dari Bakpia Pathuk.
"Sekarang ini di luar Ngampilan Kota Yogyakarta atau daerah lain juga banyak produsen bakpia. Adanya acara ini untuk mengangkat produsen bakpia, karena awal mula bakpia itu ya dari sekitar Kelurahan Ngampilan ini," kata Ridwan didampingi Maryani pengurus Koperasi Bakpia Sumekar.
Sementara itu panitia pengarah, Sigit Cahyono menambahkan selain grebeg bakpia juga dimeriahkan berbagai acara kesenian di sepanjang jalan KS Tubun. Kirab dua gunungan bakpia itu akan diperebutkan untuk warga masyarakat. Di setiap bungkusan bakpia di gunungan juga ada voucher untuk mengambil bakpia di tempat pembuat atau pengusaha.
"Selain menyaksikan acara kirab, masyarakat juga bisa melihat langsung proses pembuatan bakpia yang ada di kampung. Kita berharap semua UKM bakpia di Ngampilan bisa terangkat semua. Sebab persaingan produk bakpia sudah semakin ketat," ungkap Sigit.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica