6 Hal yang Bisa Bikin Pramugari Kesal kepada Anda

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

6 Hal yang Bisa Bikin Pramugari Kesal kepada Anda

- detikTravel
Senin, 29 Sep 2014 12:10 WIB
6 Hal yang Bisa Bikin Pramugari Kesal kepada Anda
Jakarta - Pramugari punya tugas untuk membuat traveler nyaman dan aman selama penerbangan. Namun, pramugari jugalah manusia biasa. Jangan lakukan 6 hal berikut ini, karena mereka bisa saja jengkel dan sinis.

Selama dalam penerbangan pesawat, pramugari seolah teman bagi traveler. Mereka bakal menyajikan makanan dan siap siaga membantu jika ada yang kesulitan. Apalagi, satu orang pramugari bertanggung jawab terhadap 50 penumpang.

Tapi jangan sampai, Anda malah diberikan tampang sinis oleh pramugari akibat kelakuan Anda sendiri. Dilongok dari CNN Travel, Senin (29/9/2014) berikut 6 hal yang bisa membuat pramugari kesal kepada penumpangnya:

1. Banyak mengeluh

(Thinkstock)
Pertama, biasakan untuk tidak banyak mengeluh selama penerbangan di dalam pesawat. Keluhan yang biasa pramugari dengar dari para penumpang seperti, 'tempat duduk saya terlalu sempit', 'kopinya terlalu panas', 'rasa tehnya tidak enak', atau 'penerbangannya lama'.

Sebenarnya pramugari bisa menjawab, 'lebih baik Anda pindah saja ke kelas bisnis atau fisrt class yang lebih mewah dan lebih nyaman'. Tapi toh, mereka tidak akan bilang hal seperti itu bukan?

Terima saja apa yang Anda terima di dalam pesawat. Tinggal duduk manis dan berdoa agar cepat sampai ke tujuan. Mengeluh tidak akan memperbaiki keadaan.

2. Komentar soal rasa makanan

(Thinkstock)
Pramugari bakal menyajikan makanan di dalam pesawat untuk traveler. Cukup membuka meja lipat dan mengucapkan terima kasih, para pramugari akan sangat merasa dihargai.

Namun, jangan sampai Anda nyeletuk atau berkomentar mengenai rasa makanan. Apalagi, jika Anda sampai berkomentar dengan berbicara terlalu keras dan terdengar penumpang.

Jika rasa makanannya kurang enak atau ada yang salah dalam bumbunya, langsung saja Anda menghampiri pramugari dan berbicara baik-baik. Kalau ternyata memang ada yang salah di makanan Anda, bisa saja mereka langsung menggantinya dengan makanan yang baru. Tak rugi bukan?

3. Menyalakan ponsel di dalam pesawat

(Thinkstock)
Semenjak Anda memasuki pintu keberangkatan menuju pesawat, sudah banyak imbauan dari petugas bandara untuk tidak menyalakan ponsel selama penerbangan. Kemudian, pramugari juga kembali mengingatkan ketika Anda baru duduk di pesawat dan saat melakukan demonstrasi keamanan.

Mengapa tak boleh menyalakan ponsel? Sebab, sinyal dari ponsel dapat menganggu sistem navigasi pesawat. Jika masih ada penumpang yang keras kepala menyalakan ponsel di dalam pesawat, siap-siap ditegur dan mungkin tak bakal diberi senyum manis lagi oleh pramugari.

4. Menjadi orang tua yang tak bertanggung jawab

(Thinkstock)
Bagi penumpang yang membawa anak-anak, baiknya lebih memperhatikan mereka ketika terbang dengan pesawat. Bukan tanpa sebab, anak-anak mudah menangis dan bertingkah sesuka hati mereka. Para pramugari pun bakal lebih menghargai dan sigap membantu Anda.

Namun kebalikannya, pramugari akan sangat kesal pada orang tua yang tak bertanggung jawab terhadap anak-anaknya. Mungkin ada saja, orang tua yang acuh ketika anaknya nangis atau merengek minta sesuatu tapi tidak diberi.

Pekerjaan pramugari akan lebih berat untuk menjaga anak-anak. Lagipula siapa tahu, tak semua pramugari suka dengan anak-anak.

5. Barang di bagasi kabin terlalu banyak

(Thinkstock)
Mungkin Anda sering lihat, banyak penumpang yang membawa koper atau tas dengan muatan yang banyak dan ditaruh di dalam bagasi kabin. Dalam peraturannya memang tak masalah, selama tidak melebihi batas yang ditentukan.

Masalahnya, penumpang yang membawa banyak barang di bagasi kabin itu bakal menganggu penumpang lainnya. Mereka yang membawa banyak barang, bakal memakan tempat bagasi kabin penumpang di sekitarnya. Tak hanya pramugari saja yang kesal, mungkin penumpang lain juga.

6. Tidak memakai sabuk pengaman

(Thinkstock)
Sabuk pengaman adalah benda keselamatan yang pertama dan paling utama. Pramugari akan terus mengingatkan penumpang agar memakainya, sesuai arahan dari pilot.

Yang bikin pramugari menjadi kesal, masih ada saja penumpang yang malas memakai sabuk pengaman. Padahal sudah diberitahukan melalui pengeras suara atau dikasih tahu langsung oleh pramugari. Padahal, itu buat keselamatan dia sendiri.
Halaman 2 dari 7
Pertama, biasakan untuk tidak banyak mengeluh selama penerbangan di dalam pesawat. Keluhan yang biasa pramugari dengar dari para penumpang seperti, 'tempat duduk saya terlalu sempit', 'kopinya terlalu panas', 'rasa tehnya tidak enak', atau 'penerbangannya lama'.

Sebenarnya pramugari bisa menjawab, 'lebih baik Anda pindah saja ke kelas bisnis atau fisrt class yang lebih mewah dan lebih nyaman'. Tapi toh, mereka tidak akan bilang hal seperti itu bukan?

Terima saja apa yang Anda terima di dalam pesawat. Tinggal duduk manis dan berdoa agar cepat sampai ke tujuan. Mengeluh tidak akan memperbaiki keadaan.

Pramugari bakal menyajikan makanan di dalam pesawat untuk traveler. Cukup membuka meja lipat dan mengucapkan terima kasih, para pramugari akan sangat merasa dihargai.

Namun, jangan sampai Anda nyeletuk atau berkomentar mengenai rasa makanan. Apalagi, jika Anda sampai berkomentar dengan berbicara terlalu keras dan terdengar penumpang.

Jika rasa makanannya kurang enak atau ada yang salah dalam bumbunya, langsung saja Anda menghampiri pramugari dan berbicara baik-baik. Kalau ternyata memang ada yang salah di makanan Anda, bisa saja mereka langsung menggantinya dengan makanan yang baru. Tak rugi bukan?

Semenjak Anda memasuki pintu keberangkatan menuju pesawat, sudah banyak imbauan dari petugas bandara untuk tidak menyalakan ponsel selama penerbangan. Kemudian, pramugari juga kembali mengingatkan ketika Anda baru duduk di pesawat dan saat melakukan demonstrasi keamanan.

Mengapa tak boleh menyalakan ponsel? Sebab, sinyal dari ponsel dapat menganggu sistem navigasi pesawat. Jika masih ada penumpang yang keras kepala menyalakan ponsel di dalam pesawat, siap-siap ditegur dan mungkin tak bakal diberi senyum manis lagi oleh pramugari.

Bagi penumpang yang membawa anak-anak, baiknya lebih memperhatikan mereka ketika terbang dengan pesawat. Bukan tanpa sebab, anak-anak mudah menangis dan bertingkah sesuka hati mereka. Para pramugari pun bakal lebih menghargai dan sigap membantu Anda.

Namun kebalikannya, pramugari akan sangat kesal pada orang tua yang tak bertanggung jawab terhadap anak-anaknya. Mungkin ada saja, orang tua yang acuh ketika anaknya nangis atau merengek minta sesuatu tapi tidak diberi.

Pekerjaan pramugari akan lebih berat untuk menjaga anak-anak. Lagipula siapa tahu, tak semua pramugari suka dengan anak-anak.

Mungkin Anda sering lihat, banyak penumpang yang membawa koper atau tas dengan muatan yang banyak dan ditaruh di dalam bagasi kabin. Dalam peraturannya memang tak masalah, selama tidak melebihi batas yang ditentukan.

Masalahnya, penumpang yang membawa banyak barang di bagasi kabin itu bakal menganggu penumpang lainnya. Mereka yang membawa banyak barang, bakal memakan tempat bagasi kabin penumpang di sekitarnya. Tak hanya pramugari saja yang kesal, mungkin penumpang lain juga.

Sabuk pengaman adalah benda keselamatan yang pertama dan paling utama. Pramugari akan terus mengingatkan penumpang agar memakainya, sesuai arahan dari pilot.

Yang bikin pramugari menjadi kesal, masih ada saja penumpang yang malas memakai sabuk pengaman. Padahal sudah diberitahukan melalui pengeras suara atau dikasih tahu langsung oleh pramugari. Padahal, itu buat keselamatan dia sendiri.

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads