Para finalis Dream Destination Japan akan berangkat dari Jakarta ke Jepang pada Jumat (17/10/2014) dini hari nanti. Selain persiapan barang dan pelatihan jurnalistik, mereka bertiga ternyata punya persiapan khusus untuk misi masing-masing. Apa itu?
"Mau menari di lampu merah Shibuya," tutur Anindia, satu-satunya peserta wanita Dream Destination Japan kepada detikTravel di Gedung Aldevco, Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapan lain, membawa kamus bahasa Jepang. Dulu pernah belajar conversation bahasa Jepang, tapi sekarang sudah lupa. Dari kemarin sudah belajar dan ingat-ingat lagi, biar bisa ngomong sama orang Jepang langsung," ujarnya
Mierell Christy Ayal, peserta berusia 26 tahun punya misi tersendiri. Dia mengaku, bakal membuat video traveling yang keren tentang perjalanannya di Negeri Sakura.
"Udah siap bawa kamera pocket, DSLR dan Go Pro. Gue suka banget foto-foto dan mau buat video travel kalau sempat di sana," katanya dengan penuh semangat.
Mierell pun menyiapkan segala peralatan kameranya dengan detil. Tak sampai di situ, dia bahkan mencari tahu kondisi terakhir di Jepang. Seperti, sudah menyiapkan jaket karena menurutnya cuaca di Jepang sedang mencapai 10 derajat Celcius.
Anton, peserta asal Pacitan tak mau kalah dari Anindia dan Mierell. Dia punya persiapan khusus yakni membawa baju batik. Lho, mau ngapain?
"Saat jalan-jalan ke sana saya akan memakai batik, agar mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Jepang. Saya mau traveling yang anti mainstream," tegasnya dengan percaya diri.
Ditunggu cerita kalian yang seru dan heboh ya!
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong