Pihak otoritas penerbangan AS masih terus menyelidiki aneka serpihan pesawat SpaceShipTwo yang berjatuhan di Gurun Mojave, California. Sementara publik terus bertanya-tanya soal risiko wisata ke luar angkasa.
Namun, dilansir dari CNN, Selasa (4/11/2014) CEO Virgin Galactic George Whitesides mengatakan tragedi ini adalah risiko yang sudah diperkirakan. Oleh karena itu, mereka tidak akan surut langkah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wisata luar angkasa digagas oleh pemilik grup maskapai Virgin, Richard Branson yang terkenal nyentrik namun visioner. Tiket wisata luar angkasa itu disebut-sebut akan dibandrol paling murah USD 250 ribu (Rp 3 milyar).
Whitesides mendapat dukungan dari XPrize, kelompok yang mendukung inovasi dan mensponsori perjalanan ke luar angkasa. Presiden XPrize Bob Weiss mengatakan wisata luar layak untuk dilanjutkan.
"Ini bukan sekadar bisnis, tapi menjadi pionir. Komersialisasi luar angkasa adalah melibatkan sesuatu yang berbahaya, kemudian mencari cara aman untuk melakukannya. Bisa melihat Bumi, ini adalah upaya memberikan pengalaman itu untuk banyak orang," kata Weiss.
Apakah Anda setuju?
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong