Agustus: Turis Indonesia Corat-coret Gunung Fuji

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kaleidoskop Travel 2014

Agustus: Turis Indonesia Corat-coret Gunung Fuji

- detikTravel
Selasa, 23 Des 2014 16:15 WIB
Agustus: Turis Indonesia Corat-coret Gunung Fuji
(saga-s.co.jp)
Jakarta - Bulan Agustus 2014 dihebohkan oleh tindakan turis Indonesia yang mencorat-coret Gunung Fuji. Dari dalam negeri ada Sail Raja Ampat dan Jember Fashion Carnaval serta berbagai kejadian dalam dunia pariwisata.

Bulang Agustus cukup ramai dengan peristiwa traveling dari dalam dan luar Indonesia. Dikumpulkan oleh detikTravel, Selasa (23/12/2014), inilah kilas balik kejadian pariwisata pada Agustus 2014:

1. Turis Indonesia corat-coret Gunung Fuji

(saga-s.co.jp)
Awal 7 Agustus 2014, beredar berita tidak mengenakkan dari Jepang yang membawa nama Indonesia. Pihak Pemerintah Jepang dan pengelola Gunung Fuji menemukan coretan berwarna merah di Gunung Fuji pada ketinggian 3.500-3.600 mdpl, masalahnya tertulis nama Indonesia. Duh!

Coretan grafiti yang berwarna merah pun tidak hanya satu, namun ada tiga. Salah satu tulisannya adalah 'Cla-X Indonesia,' dimana disinyalir pelakunya berasal dari Klaten. Kata 'Cla' berarti Kla, dan 'X' adalah ten dalam bahasa Romawi, Klaten.

Media Jepang seperti Saga Shimbun dan Shizuoka Shimbun pun ramai memberitakan kejadian tersebut. Padahal Gunung Fuji dianggap keramat oleh masyarakat Jepang. Pelakunya pun masih dicari, namun belum ditemukan. Bikin malu Indonesia saja!

2. Wacana pemindahan loket imigrasi di Terminal 3

(Fitraya/detikTravel)
Sebelum berangkat, penumpang pesawat perlu check-in dan melalui bagian imigrasi terlebih dulu. Pada 9 Agustus 2014 lalu, sempat beredar wacana untuk memindahkan loket imigrasi Terminal 3 ke Terminal 2. Salah satu maskapai yang direpotkan adalah AirAsia yang bermarkas di Terminal 3.

Pihak penumpang pun dituntut untuk datang ke bandara, 4 jam lebih dulu agar tidak ketinggalan pesawat. Jadi, penumpang dari Terminal 3 perlu ke Terminal 2 dan untuk boarding. Pihak AirAsia sendiri berencana untuk menyediakan sejumlah bus khusus.

Mendengar banyak kritik dari sejumlah pihak dan penumpang di Medsos, rencana pemindahan loket imigrasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ke Terminal 2 pun dibatalkan. Pertimbangan ini diambil demi kenyamanan penumpang.

3. Tenggelamnya kapal wisata di NTB

(AFP)
Bulan Agustus juga diisi oleh kejadian tenggelamnya kapal wisata di Sangeang Pulo, Bima, NTB. Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, kapal bernama Forcase Ikan Biru Star itu mengalami kecelakaan pada hari Sabtu, 16 Agustus 2014.

Kapal wisata yang diduga tenggelam karena bocor itu bertolak dari Bali menuju Pulau Komodo, membawa serta 20 orang wisman dan 5 ABK. Wisman pun berasal dari beberapa negara, seperti Belanda, Italia, Jerman, Spanyol, Prancis, dan Selandia Baru.

Berdasarkan pantauan terakhir pada 17 Agustus 2014, keseluruhan turis yang hilang dan ABK telah ditemukan. Satu turis Jerman terakhir ditemukan kritis dan telah dirawat di Puskesmas Sape.

4. Virus Ebola

(Thinkstock)
Kaleidoskop bulan Agustus pun diramaikan oleh Virus Ebola di Benua Afrika. Ebola sendiri merupakan virus berbahaya yang menyebar melalui kontak dengan organ-organ dan cairan tubuh seperti darah, air liur, urin dan sekresi lainnya dari orang yang terinfeksi.

Virus Ebola sendiri sangat ganas dan dapat menyebabkan kematian. Pihak maskapai Kenya Airlines pun sampai menghentikan penerbangan sementara ke daerah yang rawan ebola, seperti Liberia dan Sierra leone.

Pihak WHO telah memberikan peringatan krisis Ebola di Afrika Barat. Ebola setidaknya telah menginfeksi 2.127 orang di Nigeria, Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Banyak negara mengeluarkan travel warning terkait dengan Ebola.

5. Sail Raja Ampat

(Erwin/detikTravel)
23 Agustus 2014 menjadi waktu bagi perhelatan tahunan Sail Raja Ampat. Acara yang dibuka langsung oleh Presiden SBY di Pantai Waisai Torang Cinta di Raja Ampat ini, diharap dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Raja Ampat.

Acara Sail Raja Ampat juga mengenalkan daerah wisata seperti Bukit Pianemo. Penambahan infrastruktur seperti tangga pun diadakan untuk memudahkan wisatawan yang ingin mendaki Bukit Pianemo.

Waktu paling ideal untuk mengunjungi Raja Ampat adalah pada bulan September sampai bulan Mei. Jangan datang pada bulan Juni-Agustus karena anginnya kencang. Biaya liburan ke Raja Ampat tidak murah, tapi Anda bisa menghemat dengan menginap di homestay milik penduduk.

6. Jember Fashion Carnaval

(Afif/detikTravel)
Setiap tahunnya, Jember rutin menyelenggarakan perhelatan Jember Fashion Carnaval. Untuk tahun ini, Jember Fashion Show diselenggarakan pada 21-24 Agustus 2014. Berbagai kostum menarik dan warna-warni menjadi highlight dari acara parade ini.

Jember Fashion Carnaval tahun ini pun dimeriahkan dengan Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia atau WACi. Selama satu hari akan ada atraksi dari 7 provinsi di Indonesia. Acara tersebut pun akan berlangsung di sela acara Jember Fashion Carnaval 2014.

Setiap perwakilan provinsi yang ada akan beraksi di catwalk dan melenggok sambil mengenakan kostum berwana-warni yang indah. Acara Jember Fashion Carnaval memang selalu meriah dan makin seru.
Halaman 2 dari 7
Awal 7 Agustus 2014, beredar berita tidak mengenakkan dari Jepang yang membawa nama Indonesia. Pihak Pemerintah Jepang dan pengelola Gunung Fuji menemukan coretan berwarna merah di Gunung Fuji pada ketinggian 3.500-3.600 mdpl, masalahnya tertulis nama Indonesia. Duh!

Coretan grafiti yang berwarna merah pun tidak hanya satu, namun ada tiga. Salah satu tulisannya adalah 'Cla-X Indonesia,' dimana disinyalir pelakunya berasal dari Klaten. Kata 'Cla' berarti Kla, dan 'X' adalah ten dalam bahasa Romawi, Klaten.

Media Jepang seperti Saga Shimbun dan Shizuoka Shimbun pun ramai memberitakan kejadian tersebut. Padahal Gunung Fuji dianggap keramat oleh masyarakat Jepang. Pelakunya pun masih dicari, namun belum ditemukan. Bikin malu Indonesia saja!

Sebelum berangkat, penumpang pesawat perlu check-in dan melalui bagian imigrasi terlebih dulu. Pada 9 Agustus 2014 lalu, sempat beredar wacana untuk memindahkan loket imigrasi Terminal 3 ke Terminal 2. Salah satu maskapai yang direpotkan adalah AirAsia yang bermarkas di Terminal 3.

Pihak penumpang pun dituntut untuk datang ke bandara, 4 jam lebih dulu agar tidak ketinggalan pesawat. Jadi, penumpang dari Terminal 3 perlu ke Terminal 2 dan untuk boarding. Pihak AirAsia sendiri berencana untuk menyediakan sejumlah bus khusus.

Mendengar banyak kritik dari sejumlah pihak dan penumpang di Medsos, rencana pemindahan loket imigrasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ke Terminal 2 pun dibatalkan. Pertimbangan ini diambil demi kenyamanan penumpang.

Bulan Agustus juga diisi oleh kejadian tenggelamnya kapal wisata di Sangeang Pulo, Bima, NTB. Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, kapal bernama Forcase Ikan Biru Star itu mengalami kecelakaan pada hari Sabtu, 16 Agustus 2014.

Kapal wisata yang diduga tenggelam karena bocor itu bertolak dari Bali menuju Pulau Komodo, membawa serta 20 orang wisman dan 5 ABK. Wisman pun berasal dari beberapa negara, seperti Belanda, Italia, Jerman, Spanyol, Prancis, dan Selandia Baru.

Berdasarkan pantauan terakhir pada 17 Agustus 2014, keseluruhan turis yang hilang dan ABK telah ditemukan. Satu turis Jerman terakhir ditemukan kritis dan telah dirawat di Puskesmas Sape.

Kaleidoskop bulan Agustus pun diramaikan oleh Virus Ebola di Benua Afrika. Ebola sendiri merupakan virus berbahaya yang menyebar melalui kontak dengan organ-organ dan cairan tubuh seperti darah, air liur, urin dan sekresi lainnya dari orang yang terinfeksi.

Virus Ebola sendiri sangat ganas dan dapat menyebabkan kematian. Pihak maskapai Kenya Airlines pun sampai menghentikan penerbangan sementara ke daerah yang rawan ebola, seperti Liberia dan Sierra leone.

Pihak WHO telah memberikan peringatan krisis Ebola di Afrika Barat. Ebola setidaknya telah menginfeksi 2.127 orang di Nigeria, Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Banyak negara mengeluarkan travel warning terkait dengan Ebola.

23 Agustus 2014 menjadi waktu bagi perhelatan tahunan Sail Raja Ampat. Acara yang dibuka langsung oleh Presiden SBY di Pantai Waisai Torang Cinta di Raja Ampat ini, diharap dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Raja Ampat.

Acara Sail Raja Ampat juga mengenalkan daerah wisata seperti Bukit Pianemo. Penambahan infrastruktur seperti tangga pun diadakan untuk memudahkan wisatawan yang ingin mendaki Bukit Pianemo.

Waktu paling ideal untuk mengunjungi Raja Ampat adalah pada bulan September sampai bulan Mei. Jangan datang pada bulan Juni-Agustus karena anginnya kencang. Biaya liburan ke Raja Ampat tidak murah, tapi Anda bisa menghemat dengan menginap di homestay milik penduduk.

Setiap tahunnya, Jember rutin menyelenggarakan perhelatan Jember Fashion Carnaval. Untuk tahun ini, Jember Fashion Show diselenggarakan pada 21-24 Agustus 2014. Berbagai kostum menarik dan warna-warni menjadi highlight dari acara parade ini.

Jember Fashion Carnaval tahun ini pun dimeriahkan dengan Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia atau WACi. Selama satu hari akan ada atraksi dari 7 provinsi di Indonesia. Acara tersebut pun akan berlangsung di sela acara Jember Fashion Carnaval 2014.

Setiap perwakilan provinsi yang ada akan beraksi di catwalk dan melenggok sambil mengenakan kostum berwana-warni yang indah. Acara Jember Fashion Carnaval memang selalu meriah dan makin seru.

(fay/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads