"Cross border tourism itu lebih cepat. Cross border adalah orang kalau mau datang ke suatu tempat itu kurang dari 2 jam," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2014 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (23/12/2014)
Arief menyebutkan bahwa cross border tourism atau wisata perbatasan itu relatif murah. Strategi yang akan dilakukan terkait cross border tourism adalah membuka direct route ke beberapa daerah pariwisata yang banyak diminati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) juga mendukung jika cross border tourism ini dikembangkan. Ketua BPPI menyebutkan bahwa Indonesia harus bisa menarik wisman yang sudah ada dikawasan asia untuk berkunjung.
"Ada land cross border, ada marine cross border. Jadi gimana kita memanfaatkan turis yang sudah berkeliaran di asia," ucap Yanti Sukamdani, Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia dalam acara yang sama.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong