Apalagi, biaya parkir kapal yacht di indonesia jauh lebih murah daripada di Singapura. Bahkan, turis dari Singapura sendiri yang punya hobi berpergian naik kapal yacht lebih memilih datang ke Indonesia.
"Biaya parkir yacht di Singapura itu sekitar 1.000 dollar Singapura, kalau di sini hanya sekitar 400 dollar Singapura," ungkap Menteri Pariwisata Arief Yahya di kawasan Nongsa Point Marina, Batam, Kepri, Sabtu (21/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menko Maritim Indroyono Soesilo pun mewacanakan untuk membangun banyak kawasan marina di seluruh Indonesia. Dengan demikian tak hanya Singapura saja yang dapat parkir di Indonesia.
"Saya sewaktu masih jadi Dirjen di PBB itu pernah ke sejumlah negara yang warganya hobi yacht. Selain Singapura ada juga Australia, wilayah mediterania, dan lain-lain. Sedangkan kita baru punya 3-5 marina saja di Indonesia. Satu marina bila dapat tampung serarus yacht, satu yacht misalnya 400 SGD, bayangkan berapa yang akan kita dapat?" tutur Indroyono.
Dia menambahkan bahwa ke depan peran pemerintah adalah memfasilitasi masalah perizinan saja. Untuk pengembangan akan lebih banyak diserahkan ke sektor swasta.
"Kalau mereka parkir yacht di Indonesia, pastinya mereka juga akan menginap, pastinya akan jalan-jalan, dan tentu akan belanja," kata Indroyono.
"Dulu untuk masuk ke Indonesia, kapal-kapal itu perlu izin 3 bulan. Sekarang sejak terbit Keppres bisa dalam waktu seminggu. Kalau bisa malah satu hari jadi nantinya," imbuh Arief Yahya kemudian.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru