Elizabeth Sedway adalah seorang ibu dari 2 orang anak. Bersama suaminya, dan kedua anaknya, ia berlibur ke Hawaii. Liburan berjalan lancar, sampai saatnya pulang.
Mereka memilih maskapai Alaska Airlines untuk mengantar mereka pulang dari Hawaii ke California. Di bandara, wanita berumur 51 tahun ini didatangi petugas maskapai lantaran duduk di kawasan handicap dan selalu mengenakan masker wajah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boarding pun berjalan dengan lancar. Nah, di sinilah masalah mulai terjadi. Saat sudah duduk di dalam pesawat, keluarga Sedway didatangi dan diminta turun dari pesawat. Ini karena sang ibu tak bisa naik pesawat tanpa catatan dari dokter yang menyatakan ia sehat untuk terbang.
Lalu apa penyakit yang diderita oleh Elizabeth? Sudah 5 tahun ia menderita Multiple myloma, kanker darah yang belum bisa disembuhkan, namun bisa dirawat jalan. Karena inilah ia dilarang terbang. Parahnya, keluarganya pun dilarang terbang.
Dalam keadaan sakit hati, ia mengabadikan dalam video yang diunggah ke Facebooknya. Merekam momen keluarganya keluar dari kursi dan mulai mengambil barang dari kabin, ia bernarasi mengapa mereka keluar.
Suaranya yang sambil terisak membuat siapapun yang menonton tak tega. Penumpang yang dilewatinya pun banyak yang mengucapkan simpatinya.
Sementara pihak maskapai sudah meminta maaf atas kejadian tak menyenangkan yang dialami keluarga Sedway. Pihak maskapai berencana mengembalikan seluruh uang tiket dan membiayai ekstra hari yang terpaksa mereka lewati lagi di Hawaii.
Tak mau menerima uang dari Alaska Airlines, ia berencana memberikan refund tiketnya untuk sumbangan ke Multiple Myeloma Reseach Foundation. Karena kejadian ini, maskapai tersebut pun sedang diserang banyak komentar pedas.
(shf/shf)










































