Desa di Eropa Jadi 'Mini Hogwarts', Pertandingan Quidditch Akan Digelar!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Desa di Eropa Jadi 'Mini Hogwarts', Pertandingan Quidditch Akan Digelar!

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Kamis, 23 Jul 2015 17:50 WIB
Desa di Eropa Jadi Mini Hogwarts, Pertandingan Quidditch Akan Digelar!
Pertandingan Quidditch di Desa Sarteano, Italia (sarteano2015.eu)
Sarteano - Bagi traveler penggemar serial Harry Potter, kata 'Quidditch' pasti tak asing lagi. Di Tuscany, Italia, pertandingan olahraga ini tak sebatas fiksi. Desa Sarteano disulap menjadi 'mini Hogwarts', pertandingan Quidditch segera digelar!

Penulis serial Harry Potter, JK Rowling menciptakan Quidditch sebagai olahraga favorit dalam dunia sihir. Namun warga Provinsi Tuscany, Italia, merealisasikan olahraga tersebut dengan melangsungkan pertandingannya di Desa Sarteano.

Hal tersebut diberitakan beberapa media internasional, salah satunya Telegraph. Desa Sarteano, yang terletak 59 Km dari Kota Siena, akan 'disulap' menjadi 'mini Hogwarts' demi digelarnya Quidditch European Games untuk yang pertama kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 12 tim dari berbagai negara, termasuk Inggris akan berpartisipasi dalam pertandingan Quidditch kali ini. Para peserta akan disambut dengan pesta bertema Harry Potter di Sarteano Castle, yang merupakan bangunan peninggalan abad ke-11. Akan ada pasar dengan setting mirip Diagon Alley juga lho!

Namun, tak akan pemain yang naik sapu terbang seperti gambaran Quidditch dalam novel Harry Potter. Dalam pertandingan di dunia nyata ini, 7 peserta membawa sapu di sela-sela kaki mereka setiap waktu.

"Ini adalah olahraga yang mengutamakan fisik," tutur Guilio Cioncoloni, juru bicara Associazione Ombrica yang merupakan organisasi penyelenggara turnamen Quidditch, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (23/7/2015).

Rupanya permainan sejenis ini tak asing lagi bagi warga Italia. Guilio mengatakan, sekitar 6.000 warga Italia sudah bermain Quidditch. Dia mengatakan, olahraga ini 'sedikit rumit dan Anglo-Saxon', namun sekaligus mengasyikkan.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads