Turis Digigit Laba-laba Beracun di Spanyol, Kaki Bengkak Parah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Turis Digigit Laba-laba Beracun di Spanyol, Kaki Bengkak Parah

Wahyu Setyo - detikTravel
Senin, 10 Agu 2015 12:10 WIB
Turis Digigit Laba-laba Beracun di Spanyol, Kaki Bengkak Parah
Inilah Barry Jackson, turis Inggris yang digigit laba laba beracun di Spanyol (Twitter/BarryJ)
Stevenage - Hati-hati dengan hewan beracun ketika berada di alam bebas. Turis Inggris yang sedang liburan di Pulau Lanzarote, Spanyol digigit seekor laba-laba beracun. Kakinya mengalami bengkak yang cukup parah!

Niat hendak liburan malah tertimpa kemalangan. Itulah yang dialami oleh Barry Jackson, turis asal Kota Stevenage, Hertfordshire, Inggris. Peristiwa malang yang menimpa Barry pun diberitakan oleh berbagai media di Inggris seperti The Comet dan Daily Mail.

Ditelusuri detikTravel dari beberapa sumber, Senin (10/8/2015), turis pria berusia 56 tahun itu mengalami gigitan laba-laba beracun yang sering disebut 'false widow spider' saat sedang berlibur di sebuah resor yang terletak di Pulau Lanzarote, pulau kecil nan indah yang berada di dalam gugusan Kepulauan Canary, Spanyol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya Barry merasa tidak enak badan saat sedang berada di resor tempat dia menginap. Dia merasa pusing, hingga kehilangan nafsu makan. Dia pun mengira ini hanya akibat kepanasan, mengingat saat itu sedang musim panas di Spanyol.

Namun, gejala tersebut masih dirasakan Barry saat sudah pulang ke rumah. Keluarganya pun hanya memberikan antibotik biasa secara oral kepada Barry, sampai akhirnya bengkak mulai muncul di bagian mata kaki hingga lutut Barry.

"Aku bangun di pagi hari dan langsung demam, beberapa menit panas, lalu dingin. Aku juga kehilangan selera makan dan hanya minum air putih saja," ujar Barry seperti ditulis Daily Mail.

Barry pun menyadari ada bekas luka gigitan di kakinya. Semula dia mengira itu hanya bekas luka gigitan dari serangga atau kutu yang ada di resor liburannya. Tapi ternyata, itu adalah bekas gigitan laba-laba beracun yang memiliki nama latin Steatoda nobilis.

Barry pun langsung dirawat hingga 3 hari lamanya di Rumah Sakit Lister yang terletak di Kota Stevenage. Dia mendapat suntikan intravena berisi cairan antibiotik sebanyak 4 kali dalam sehari untuk mengatasi racun laba-laba yang sudah masuk ke dalam aliran darahnya. Beruntung nyawa Barry bisa terselamatkan, dan tidak berakibat fatal.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi traveler untuk tidak menganggap sepele tentang gejala-gejala aneh yang dirasakan tubuh saat sedang liburan. Bisa jadi itu adalah hal yang berbahaya. Waspadalah, traveler!

(krn/Aditya Fajar Indrawan)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads