Kasus polisi gadungan tidak hanya terjadi di Indonesia. Di Copenhagen, Denmark juga ada kasus munculnya polisi gadungnya. Gawatnya, mereka mengincar turis yang sedang liburan ke sana untuk diperas.
Traveler yang sedang berada di Copenhagen, Denmark agaknya harus waspada. Bisa jadi mereka bertemu orang yang mengaku sebagai polisi, mengincar turis kemudian meminta denda. Tak jarang juga, mereka mencopet dompet wisatawan!
Dua polisi abal-abal ini sudah tertangkap polisi sungguhan. Mereka berusia 36 dan 52 tahun, berasal dari Romania. Keduanya berpakaian putih-putih ala polisi dan melakukan tindak kriminal dengan meminta denda kepada wisatawan. Trik lainnya, mereka memaksa wisatawan untuk memperlihatkan paspor, kemudian mereka mencopet uang atau memaksa si turis untuk memberikan kartu kredit berserta PIN-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak turis yang tidak tahu peraturan yang berlaku di negara ini, termasuk tipe tindakan kriminal seperti ini," tutur juru bicara Kepolisian Copenhagen, Sajja Haider seperti diberitakan situs Ritzau.
Dua polisi abal-abal itu dibekuk di wilayah paling ramai turis, tepatnya Tivoli Gardens. Saat ditangkap, mereka berdua memegang uang tunai cukup banyak yakni 45.000 Krone (Rp 92 juta). Keduanya pun dijatuhi hukuman penjara selama 18 bulan. Harus hati-hati dengan aneka modus kejahatan ya traveler!
(sst/sst)










































