Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 01 Okt 2015 18:30 WIB

TRAVEL NEWS

Digetok Harga Usai Wisata Kuliner, Jangan Sampai Deh!

(Thinkstock)
Venesia - Wisata kuliner semestinya merupakan pengalaman liburan yang berkesan. Tapi ketika datang tagihan dengan harga yang selangit, rasanya menyesal sudah makan dan minum di tempat tersebut.

Kena getok harga saat wisata kuliner, itulah pengalaman liburan apes yang sering terjadi kepada wisatawan. Saat liburan, tentu kita ingin menikmati makanan lokal.

Nah, di situlah traveler sering lengah yaitu lupa menanyakan harga makanan dan minuman. Pemilik tempat kuliner yang nakal melihatnya sebagai celah untuk menagih bon dengan harga tidak masuk akal. Dihimpun detikTravel, Kamis (1/10/2014) dari berbagai sumber, inilah beberapa kisah apes tersebut.

Kita tentu masih ingat kisah Dewi Kabisat Andriyani yang ramai di Facebook, tepat tahun lalu. Di Facebook, Dewi Kabisat Andriyani mengunggah foto bon dari sebuah tempat makan di Anyer, Banten. Tampak harga yang tak masuk akal, yakni Rp 400.000 untuk dua porsi ikan bakar dan Rp 90.000 untuk dua porsi nasi putih. Total yang harus ia dan teman-temannya bayar mencapai Rp 1 juta.

Anyer bukan satu-satunya tempat yang rawan dengan objek wisata kuliner getok harga. Yogyakarta, Bali dan Jakarta juga rawan dengan tempat makan yang tiba-tiba memberikan bon dengan harga selangit. Kuncinya adalah, tanya harga sebelum makan. Jika tidak masuk akal, tinggal saja.

Kasus liburan apes gara-gara wisata kuliner kena tagihan mahal juga dialami traveler di berbagai belahan dunia lain. Namun, kebanyakan jebakan wisata kuliner itu terjadi di Italia. Ada 2 kasus yang mencuat dan menjadi pemberitaan media dunia dari Eropa sampai Australia.

Pertama adalah kisah Roger Banister dan keluarganya dari Inggris yang liburan ke Roma, Italia. Mereka membeli es krim gelato khas Italia dari gerai es krim dan bar Antica Roma di dekat objek wisata Spanish Steps pada 5 Mei 2013. Siapa sangka harga es krim cone itu satunya 16 Euro (Rp 262 ribu). Bukan main!

Ternyata itu adalah kejadian yang sering menimpa wisatawan di Roma. Pada 2009 silam, sebuah restoran di dekat objek wisata Piazza Navona menodong tagihan makan malam sebesar 695 Euro (Rp 8,8 juta) kepada pasangan wisatawan asal Jepang.

Kejadian serupa di Italia, tidak hanya terjadi di Roma. Di Venesia, sekelompok wisatawan nongkrong di kawasan St Mark's Square di Venesia untuk minum-minum kopi pertengahan Agustus 2013. Mereka masuk ke Caffe Lavena yang terkenal sejak tahun 1750. Suasananya outdoor dan diiringi pemain musik pula.

Mereka memesan 4 espresso, tiga di antaranya ditambah liquor. Mereka tidak tahu ada biaya tersembunyi yaitu biaya mendengarkan musik. Terkejutlah mereka karena akhirnya untuk semua kopi dan mendengarkan musik itu mereka harus membayar US$ 148 atau setara Rp 2,2 juta.

Selezat apapun makanan yang kita santap, rasanya sia-sia saja jika tiba-tiba kita ditagih bon dengan harga yang tidak masuk akal. Kita pasti sedih, marah dan bete. Pelajaran pentingnya, tanya dulu harga makanan dan minuman sebelum memesan. Ingat ya!

(sst/sst)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA