Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 01 Okt 2015 19:29 WIB

TRAVEL NEWS

Cerita Traveler yang Diganggu Hantu Saat Liburan

Afif Farhan
detikTravel
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Ketinggalan pesawat atau kamar hotel yang jelek, jadi nasib apes para traveler saat sedang liburan. Satu lagi yang tak kalah apes, diganggu hantu! Percaya tidak percaya, tapi kisah ini ada.

Para traveler berikut ini akan menceritakan pengalamannya yang bikin merinding. Sebab, mereka semua memang bukan datang ke tempat-tempat yang dianggap mistis. Hanya saja, tempat-tempat yang mereka datangi bisa jadi ada 'penunggunya'.

Dimulai dari Anton, traveler asal Jakarta yang tahun lalu liburan ke kawasan Puncak, Bogor bersama teman-temannya. Mereka menyewa suatu villa dan menghabiskan waktu dua malam. Malam terakhir, jadi pengalaman travelingnya yang menegangkan.

"Sekitar pukul 02.00 WIB, teman saya grasak-grusuk. Saya kebangun dan kaget banget, melihat mata dia melotot!" katanya kepada detikTravel, Kamis (1/10/2015).

Anton sudah punya feeling yang kurang baik. Benar saja, temannya itu lantas teriak-teriak tak karuan. Bahkan, menunjuk Anton dan beberapa teman lainnya sambil mengucap, 'mati..mati'.

"Dia itu kesurupan terus berdiri sambil nunjuk-nunjuk ke kita, 'mati..mati..mati semua! Wah itu kita semua langsung panik dan ketakutan. Tampang dia juga kelihatan putih pucat," tutur Anton.

Beruntung, beberapa teman lainnya langsung meminta bantuan warga setempat. Seorang ahli agama datang dan langsung menyembuhkan temannya yang kesurupan itu. Temannya akhirnya bisa kembali sadar, meski setelahnya demam tinggi selama tiga hari.

Masih dari wilayah Puncak, tapi beda cerita. Adalah Ida, wanita yang suka traveling ini mengaku pernah diganggu hantu juga. Ketika itu saat sedang asyik berlibur bersama teman-teman sekampusnya, Ida sendirian duduk di teras villa sewaan pada malam hari.

Lagi asyik-asyiknya duduk, Ida kaget bukan main ada benda putih yang lompat-lompat. Pertama jaraknya jauh, namun makin lama makin mendekat. Sosok itu ternyata adalah... pocong!

Ida langsung kabur ke dalam villa sambil ketakutan. Teman-temannya pun penasaran dengan apa yang baru saja terjadi. Saat Ida menceritakan hal tersebut, semuanya pun ketakutan!

Sasya, traveler berhijab juga pernah diganggu hantu saat jalan-jalan ke Buton di Sulawesi Tenggara. Saat bermalam di hotel yang berlantai tiga, dia bersama temannya tidur di lantai paling atas. Tapi tiba-tiba, ada suara gaduh.

"Itu suara dari atas, kayak suara kursi ditarik, meja ditarik, berisik deh. Besoknya, aku bilang ke teman-teman yang lain, di atas kok berisik banget ya?" ucapnya.

Teman Sasya kembali bertanya, di lantai berapa dia tidur. Begitu Sasya bilang tidur di lantai 3, mereka saling menatap. Ya ampun, di atas kamar Sasya adalah atap dan tidak ada kamar lagi. Terus itu suara ribut darimana?

Terakhir, yang mungkin bisa buat merinding adalah cerita dari Cassandra. Dia bercerita, suatu hari sedang liburan ke Yogyakarta dan bermalam di hotel yang lokasinya ada di tengah kota bersama teman-temannya.

"Pas malam aku kebangun untuk ke kamar mandi. Habis itu terdengar dari depan pintu, suara mbak-mbak. Dia bilang, 'mbak..sarapannya mbak'," kata Cassandra menirukannya.

Wanita berdarah Minang itu sempat menjawab dengan mengucap terimakasih sudah diingatkan. Dia pun bergegas ke kasur lagi untuk tidur sebentar. Namun matanya terbelalak saat melihat jam.

"Itu baru pukul 03.00 WIB. Masa sarapan jam segitu? Wah itu pasti nggak benar, langsung aja aku selimutan ketakutan," kenangnya.

Cassandra pun tak bisa kembali tidur. Dia terus berpikir, siapa yang tadi menawarkan sarapan, apakah petugas hotel atau bukan. Dia pun ingat, saat malam hari dia bersama teman-temannya terlalu gaduh di dalam kamar karena bercanda. Jangan-jangan, 'penunggu' hotelnya tidak suka.

Anton, Ida dan Cassandra mungkin hanya segelitir traveler yang bernasib apes, liburan diganggu setan. Mungkin masih banyak traveler lain, atau kamu salah satunya yang bernasib sama. Banyak-banyak baca doa dan jaga sikap di mana saja ya!

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA