"Wisata sejarah, budaya, alam dan kuliner di Ambon ada. Sekarang, ada lagi Festival Budaya Makan Bersama," kata Staf Ahli Kemenpar, Hary Untoro Darajat saat pembukaan Festival Budaya Makan Bersama di Pattimura Park, Ambon, Jumat malam (11/12/2015).
Sebut saja Gong Perdamaian, Makam Australia, sampai Pantai Natsepa dan Pantai Pintu Kota. Soal budaya dan sejarah, ada Negeri Soya yang terkenal dengan budaya Cuci Negeri Soya. Teluk Ambon sendiri saja, sudah terlihat cantik kala sunset.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua hal terakhir adalah masalah pariwisata yang ada di Ambon. Itu pun diakui oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Hendry Sopacua.
"Ambon punya banyak potensi tapi masih kurang promosi. Begitu pun fasilitas, infrasturkur dan transportasi. Selain transportasi darat, laut juga," katanya.
Namun kini, Ambon pelan-pelan mulai berbenah. Apalagi lanjut Hendry, Presiden Jokowi telah menetapkan Ambon sebagai kota potensi wisata. Festival Budaya Makan Bersama yang merupakan kali pertama festival budaya dan kuliner di Ambon, jadi langkah pertama.
"Dengan festival ini, mari kita termotivasi membuat Ambon makin aman, nyaman dan kreatif. Mari kita menjadikan Ambon yang manise, manis dan terwujudnya Pesona Indonesia," pungkasnya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru