Penampakan Jalur yang Terbakar di Gunung Semeru

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Penampakan Jalur yang Terbakar di Gunung Semeru

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Sabtu, 26 Des 2015 16:10 WIB
Penampakan Jalur yang Terbakar di Gunung Semeru
Foto: Arya Martin/dTraveler
Lumajang - Libur panjang kali ini, Gunung Semeru dikunjungi ratusan pendaki. Mereka melewati jalur gersang akibat kebakaran hutan Oktober 2015 lalu.

Gunung Semeru yang masuk dalam dua wilayah yakni Kabupaten Malang dan Lumajang mengalami kebakaran hutan Oktober 2015 lalu. Hal ini menyebabkan beberapa lokasi di gunung tersebut menjadi gersang.

BACA JUGA: Hutan di Gunung Semeru Terbakar, 30 Pendaki Dievakuasi

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang paling parah ada di kawasan Watu Rejeng. Selain terbakar, banyak longsorannya juga," tutur Arya Martin (27), traveler yang baru saja turun dari Gunung Semeru, saat dihubungi detikTravel, Sabtu (26/12/2015).

(Arya Martin/dTraveler)

Jalur yang terbakar dilewati para pendaki sekitar 2-3 jam trekking. Arya melanjutkan, jalur yang terbakar tersebut membentang dari Pos 1 sampai Pos 4.

"Tapi paling parah antara Pos 2 sampai Pos 3," tambahnya.

(Arya Martin/dTraveler)

Libur panjang Natal kali ini, Gunung Semeru memang didatangi ratusan pendaki. Tak sedikit dari mereka, termasuk Arya, yang akhirnya berkemah di Ranukumbolo.

(Arya Martin/dTraveler)

"Malam tadi banyak sekali yang kemping. Tapi untungnya saya lihat Ranukumbolo minim sampah, mungkin karena tiap pendaki dibriefing terlebih dahulu sebelum naik Semeru," paparnya.

(Arya Martin/dTraveler)

Pendaki berkemah di Ranukumbolo (Arya Martin/dTraveler) (sst/sst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads