"Saya baru datang setelah traveling dari Yogyakarta. Waktu di jalan dikabarin teman dari India kalau di Jakarta ada bom. Tapi saya tetap jadi traveling di Jakarta, datang ke Monas. Hotel saya juga di dekat Sarinah," ujar Devinder, traveler asal Jammu, India kepada detikTravel di Monas, Jumat (15/1/2016).
Devinder, traveler asal India (Kurnia/detikTravel)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami diperingatkan oleh pihak kementerian kami untuk stay di hotel saja. Tapi sebenarnya tidak terlalu ketakutan," ujar Marian Kraal.
Walaupun santai, mereka tetap berhati-hati. Mereka memilih datang ke tempat yang tidak terlalu ramai.
"Kalau dibilang takut, ya tidak terlalu takut. Tapi kami menghindari tempat yang terlalu ramai," ucap Fred Kraal.
Kedua kerabat Kraal, Gerty Van Vliet dan Jan Van Vliet juga senada dengannya. Mereka memilih tempat yang lebih tenang di Jakarta. Tadinya mereka semua akan menghabiskan waktu 2 hari lagi untuk jalan-jalan di Jakarta, tapi karena bom kemarin, pihak tur menyarankan untuk memangkasnya jadi 1 hari saja.
"Tadinya kami mau 2 hari lagi di Jakarta, tapi dipotong jadi 1 hari kemudian ke Bogor," tutur Jan Van Vliet.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong