Dari pantauan detikTravel, Jumat (15/1/2016), Museum Nasional di Jakarta tetap buka seperti biasa. Suasananya siang ini tampak lengang, karena hari kerja
Hanya ada segelintir wisatawan yang sedang melihat-lihat koleksi sambil sesekali berfoto. "Dari sebelum bom itu sudah rencana ke sini. Masalah teroris itu nggak jadi halangan main di Jakarta," kata Ferissa, wisatawan asal Jakarta yang datang bersama kerabatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak takut, biasa saja. Spontan saja sama keluarga ke sini," kata Kayu Kul dari Aceh Tengah.
Pengunjung yang tetap datang ke museum tak hanya wisatawan lokal. Beberapa wisatawan mancanegara juga tampak asyik memperhatikan aneka koleksi di Museum Nasional. Mereka tidak membatalkan rencana berkunjung ke museum karena keadaan dianggap sudah aman.
Seorang traveler asal Irlandia yang baru saja mulai bekerja di Indonesia bernama Chris, tetap santai wisata ke museum. Ia datang untuk melihat koleksi khas Indonesia dan mengenal budaya Tanah Air.
Chris, traveler asal irlandia (Kurnia/detikTravel)
"Tidak, aksi teroris memang menyebar ketakutan. Tadi pagi saya jogging juga lewat Starbucks (di Sarinah-red). Kalau saya di rumah saja berarti mereka menang. Saya suka di sini (museum-red), Indonesia punya sejarah yang menarik untuk dipelajari," tutur Chris.
Senada dengan Chris, Jolita, turis dari Jerman juga tak mengubah rencananya berkunjung ke museum gara-gara bom. Wanita ini datang bersama temannya yang juga dari Jerman, untuk mengenal lebih dekat budaya Indonesia dari koleksi museum.
"Pagi kemarin teman saya nonton TV, ada bom. Tapi ya sudah, hari ini saya merasa sudah aman. Saya bersama teman mau melihat aneka koleksi di sini," ucap Jolita.
(aff/aff)










































