Begini Strategi Lain Kemenpar Gaet Wisman
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Begini Strategi Lain Kemenpar Gaet Wisman

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Senin, 15 Feb 2016 17:50 WIB
Begini Strategi Lain Kemenpar Gaet Wisman
Suasana media gathering di Kemenpar (Wahyu/detikTravel)
Jakarta - Kementerian Pariwisata menargetkan 20 Juta wisman di tahun 2019. Selain gencar berpromosi, strategi lain untuk mencapai target tersebut pun sudah disiapkan.

"Sesuai arahan Pak Menteri, strategi ini kita namakan 'Menjaring di Kolam Ikan'. Tidak hanya berpromosi langsung ke negara yang di tuju, tapi juga mempromosikan Indonesia di negara-negara yang banyak wisatawannya," ucap I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar kepada wartawan, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (15/2/2016).

Sebagai contoh, selain berpromosi langsung ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik, Indonesia juga gencar berpromosi ke Singapura. Di sana ada 1,5 juta ekspatriat tetap dan sekitar 16 juta wisatawan. Nantinya wisatawan ini akan diarahkan ke Batam, Kepulauan Riau dan akan dibentuk semacam paket wisata join destination, berisi 2 destinasi sekaligus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Contoh lainnya yaitu berpromosi untuk turis Timur Tengah di kawasan Bukit Bintang, Malaysia dan juga berpromosi ke Hong Kong untuk menjaring sekitar 30 Juta turis China yang liburan ke Hong Kong. Program ini juga termasuk kerja sama dengan badan pariwisata setempat, seperti Hong Kong Tourism Board (HKTB).

"Jadi jangan kaget kalau nanti ada yang jualan paket wisata Singapura-Bali, atau Singapura-Batam, itu mungkin saja terjadi. Join package dan join promotion, strateginya seperti itu," jelas Pitana.

Untuk tahun 2016, target wisman dari kawasan Great China jadi sasaran utama Kemenpar, yaitu sebanyak 2,1 Juta wisatawan dengan rincian: 1,7 Juta orang dari China, 275 ribu orang dari Taiwan dan 125 ribu orang dari Hong Kong. Baru disusul Malaysia 2 Juta wisman, Singapura 1,8 Juta orang, dan Australia sekitar 1,4 juta wisman.

(rdy/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads