Pada tahun 2012 lalu, dunia pertunjukan Indonesia sempat dibuat heboh oleh pertunjukan tari kolosal 'Matah Ati' karya Atilah Soeryadjaya dan seniman sekaligus koreografer ternama Jay Subyakto. Selain ditampilkan di Solo, pertunjukan 'Matah Ati' juga sempat diselenggarakan di Singapura.
Kabar baiknya, tahun ini Atilah menjabat sebagai Ketua Pameran Adiwastra dan akan membawa kembali 'Matah Ati' ke dalam acara tersebut. Selain menampilkan koleksi kain nusantara, acara pagelaran tari bertajuk 'Punggawa Matah Ati' serta Jay Subiakto sendiri dipastikan tampil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang tidak diungkapkan dengan detil perihal waktu pagelaran tari tersebut, mengingat waktu pameran yang berlangsung dari 23-27 Maret 2016 tersebut. Pihak penyelenggara pun menargetkan sekitar 80 ribu pengunjung selama masa pameran lima hari.
"Target kami biasanya 50 ribu untuk 5 hari, Sabtu Minggu 30 ribu," ujar Ketua Bidang Pameran Adiwastra, Edith Ratna.
Selain pameran kain nusantara dan pagelaran tari 'Punggawa Matah Ati', traveler juga akan dimanjakan oleh workshop, peluncuran buku Batik Garut hingga aneka booth kuliner. Acara pun akan dimulai pada Rabu ini di Jakarta Convention Center (JCC) dan tidak dikenakan biaya alias gratis. Mungkin ada traveler yang mau nostalgia 'Matah Ati?'
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru