Pihak Taman Safari Indonesia ketika dihubungi detikTravel mengaku telah mengetahui beredarnya video dari Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group. Scorpion menduga TSI membius singa untuk sesi foto di Baby Zoo TSI.
"Tidaklah. Saya jelasin, itu tidak benar kami membius hewan," kata Humas TSI Yulius Suprihardo, Rabu (6/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa seperti mengantuk, ya karena singanya mengantuk. Itu jam tidur singa," jelas Yulius.
Sebelumnya, mendadak ramai di Facebook sebuah video singa di Taman Safari Indonesia (TSI) yang diduga dibius untuk sesi foto bareng wisatawan. Video ini beredar di Facebook dari akun Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group, sebuah LSM perlindungan hewan.
Investigator senior Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group Marison Guciano mengatakan perlakuan TSI kepada singa teramat kejam. Dia meminta Kementerian LHK melakukan investigasi terhadap TSI.
(fay/fay)










































