Infrastruktur Pariwisata Indonesia Akan Dipercepat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Infrastruktur Pariwisata Indonesia Akan Dipercepat

Bona - detikTravel
Jumat, 18 Nov 2016 14:25 WIB
Infrastruktur Pariwisata Indonesia Akan Dipercepat
Foto: Suasana jumpa pers di Kemenko Kemaritiman (Bona/detikTravel)
Jakarta - Infrastruktur menjadi hal utama yang diperhatikan dalam membangun pariwisata. Oleh sebab itu, pembangunan infrastruktur pariwisata Indonesia akan dikebut.

Pembangunan infrastruktur tersebut terkait dengan 10 Bali bBru yang dicanangkan oleh Kemenpar. Mulai dari pembebasan lahan, logistik sampai biaya transportasi sudah mulai mengalami peningkatan.

"Pembangunan Papua contohnya, index pembangunan manusia meningkat 0,5 persen," Ujar Ridwan Djamaluddin saat jumpa pers di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Jumat (18/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal penting yang menjadi pusat pembangunan ada 3 yaitu Pendidikan, kesehatan, infrastruktur. Kemenko Kemaritiman juga berharap agar masyarakat dapat terjun langsung dalam hal pembangunan ini.

Letak Indonesia yang dikelilingi laut menjadikan negeri ini kaya akan dunia bawah laut. Bukan hanya sebagai pemenuh kebutuhan tapi juga media transportasi. Salah satunya tol laut.

"Trayek meningkat, ketersediaan bahan pokok terjamin, disparitas harga berkurang," ungkap Ridwan.

Dengan adanya percepatan infrastruktur maka pembangunan akan semakin meningkat. Terbukti dengan Papua yang menjadi poros pariwisata terluar, terpencil dan terjauh (3T) Indonesia.

"Buktinya Kawasan timur meningkat 6,05 persen dalam hal infrastruktur. Yang nantinya akan membantu dalam hal penjualan pariwisata," tambahnya

Peningkatan lainnya ada di Sabang. Sabang menjadi pintu barat Indonesia akan membuka pelabuhan bebas sabang. Fokusnya akan ada tiga yaitu logistik, transhipment dan pariwisata.

"Sektor utama yang menjadi fokus percepatan infrastruktur adalah Industri perikanan, minyak dan gas bumi, pariwisata serta pertahanan dan keamanan," tutup Ridwan. (bnl/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads