"Capaian kinerja pariwisata tahun 2016 ini semakin menguatkan kita untuk meraih target 2017 hingga 2019," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016).
Arief pun menunjukan kinerja-kinerja yang telah diraih oleh Kementerian Pariwisata. Dia membagi dalam dua hal, yakni makro dan mikro. Makro adalah PDB Nasional, devisa dan jumlah tenaga kerja pariwisata. Sedangkan mikro adalah indeks daya saing pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan jumlah pergerakan wisatawan Nusantara.
"2015 PDB Nasional dari pariwisata yakni 10 persen. 2016 Target kita 11 persen yang dinilai sampai akhir tahun mencapai 11,5 persen," kata Arief.
Dari devisa, pendapatan devisa negara dari pariwisata tercatat sebanyak Rp 184 T melampauai target Rp 172 T. Lanjut soal jumlah tenaga kerja, pariwisata menjadi lapangan kerja bagi 12 juta orang.
"Januari-Oktober 2016 12 juta, kunjungan wisatawan Mancanegara sebanyak 9,4 juta. Ini masih ada bulan-bulan terakhir yang high seasson dan saya optimis akan tercapai," tegas Arief
Sementara itu kunjungan wisatawan Nusantara alias wisatawan dalam negeri juga berhasil melampaui target. Semula 260 juta menjadi 263 juta.
"Sudah ada hasil kita harus bandingkan dengan negara-negara tetangga," pungkas Arief. (bnl/bnl)












































Komentar Terbanyak
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi
Penundaan Massal di Bandara-bandara AS, Ada Apa?