Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau


Rabu, 18 Jan 2017 17:20 WIB

TRAVEL NEWS

Kata Traveler Soal Beruang Kurus di Bonbin Bandung

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Foto: Beruang madu di Bonbin Bandung (Avitia Nurmatari/detikTravel)
Foto: Beruang madu di Bonbin Bandung (Avitia Nurmatari/detikTravel)
Jakarta - Kebun Binatang Bandung jadi buah bibir gara-gara beruang madunya tampak kurus. Sejumlah traveler pun mengutarakan pendapatnya terkait hal ini.

Beruang madu di Kebun Binatang (bonbin) Bandung yang tampak kurus dan terkesan tak terurus tengah ramai diperbincangkan. Bahkan hal ini menjadi sorotan media internasional. Salah satunya Daily Mail yang pada Selasa (17/1) kemarin membahas video mengenai kondisi beruang di bonbin.

Beruang di sana tampak kurus dan menunjukkan respons meminta makanan dari traveler di luar kandang. Beberapa pengunjung melemparkan makanan yang mereka bawa, mulai dari permen sampai kue. Mengenai hal ini, sejumlah traveler pun menyampaikan opininya.

"Itu karena pengelolaan yang buruk. Sebenarnya Pemkot Bandung sudah sering memberikan peringatan mengenai hal itu, mulai dari kurangnya infrastruktur pendukung sampai dengan nasib dari hewan-hewan di sana yang sangat memprihatinkan," kata traveler bernama B Putra kepada detikTravel, Rabu (18/1/2017).

BACA JUGA: Beruang Sering Jadi Korban Penelantaran di Berbagai Objek Wisata Dunia

Ia mengatakan bahwa kabar adanya hewan yang tidak terawat baik di Kebun Binatang Bandung sebelumnya juga pernah ada. Yaitu gajah yang sakit hingga mati tahun 2016 lalu.

"Terakhir yang paling menyedihkan, gajah yang mati karena sakit dan tidak mendapat perawatan yang sesuai standar," ujarnya.

Menurut B Putra, kalau misalnya masalah beruang kurus ini karena kekurangan biaya perawatan, sebaiknya mencari partner untuk sama-sama mengelola kebun binatang.

"Sarannya adalah kalau semua hal yang terjadi dikarenakan alasan utama, yaitu kurangnya biaya, maka pihak pengelola harus berpikir mencari mitra strategis untuk berbagi dalam hal pengelolaan. Harus terbuka dengan keadaan yang ada," ucapnya.

Traveler asal Sumatera Selatan, Rudi Chandra pun ikut memberikan komentar. Hewan-hewan yang ada di kebun binatang sudah seharusnya mendapat perawatan yang baik.

"Rasanya sedih sih kalau ada yang kayak gini. Harusnya dirawat dengan lebih baik. Soalnya kasihan, sudah terkurung, nggak dirawat pula," tutur Rudi.

Beda lagi pendapat Van Alvin. Menurutnya hewan yang tergolong langka sebaiknya tidak ditempatkan di kebun binatang. "Harusnya hewan langka atau dilindungi berada di alam liar atau minimal penangkaran. Bukan di kebun binatang," katanya. (krn/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Negeri di Atas Awan Ala Trenggalek

Minggu, 28 Mei 2017 15:55 WIB

Jangan salah, Trenggalek di Jawa Timur punya Bukit Banyon untuk melihat panorama bak negeri di atas awan. Yang nanti bakal mudik ke sana, harus lihat langsung!

Kata Siapa Bali Cuma Pantai?

Minggu, 28 Mei 2017 14:20 WIB

Bali tak cuma punya deretan pantai. Datanglah ke Taman Nasional Bali Barat dan naik ke atas menaranya, untuk melihat panorama indah.

Tak Mau Pulang dari Lailiang

Minggu, 28 Mei 2017 08:55 WIB

Pantai Lailiang di Sumba Barat, NTT memang sangat elok dipandang. Pantainya bersih, pasirnya putih dan benar-benar bikin tak mau pulang.