Lebih Dekat dengan Dunia Surfing Bersama Gemala Hanafiah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Lebih Dekat dengan Dunia Surfing Bersama Gemala Hanafiah

Monica Arum - detikTravel
Selasa, 18 Apr 2017 13:25 WIB
Lebih Dekat dengan Dunia Surfing Bersama Gemala Hanafiah
Foto: Gemala Hanafiah, surfer cewek terkenal Indonesia (Arum Monica/detikTravel)
Lampung - Siapa yang tidak kenal dengan Gemala Hanafiah? Surfer cewek ternama ini membagikan sedikit pengalamannya di dunia surfing. Yuk, simak!

Surfing merupakan salah satu olahraga air yang peminatnya cukup banyak. Menikmati gemericik deburan ombak di pantai dan sejuknya hembusan angin pantai memang jadi kenikmatan tersendiri bagi para peselancar.

Hal inilah yang membuat Gemala Hanafiah terjun di dunia surfing. Ia telah bermain surfing selama 17 tahun sejak dirinya berumur 20 tahun. Sederet pantai pun telah berhasil ditaklukkan Gemala.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak heran kalau surfer sekaligus blogger Wet Traveler itu sudah paham betul dengan dunia surfing. Termasuk urusan ombak. Menurut Gemala, banyak orang yang menganggap asal ombaknya besar maka bisa untuk surfing.

Gemala Hanafiah dan Pinneng (Monica/detikTravel)Gemala Hanafiah dan Pinneng (Monica/detikTravel)


"Nah sebenarnya nggak selalu besar, karena surfing itu butuh jalur. Jadi ombak itu ada yang memang dia pecah bersamaan. Tapi yang bagus untuk surfing itu dia ombak yang terbukanya tuh perlahan yang ada jalurnya. Jadi dia buka tutupnya nggak sekaligus," ujarnya.

Gemala Hanafiah dan Pinneng (Monica/detikTravel)Gemala Hanafiah dan Pinneng (Monica/detikTravel)


Ada beberapa aturan surfing yang harus dikuasai sebelum akhirnya menaklukkan ombak. Salah satunya harus menguasai betul gerakan paddle, yaitu gerakan mengayuh dan tengkurap di atas papan. Kemudian pop up atau take off, yaitu posisi berubah dari tengkurap ke berdiri.

"Kalau semakin cepat ombaknya, maka harus semakin cepat pop upnya. Harus pintar mengatur speed juga. Ada gerakan-gerakan tertentu yang menyelaraskan kecepatan dengan ombak. Setelah dapat speednya, baru bisa melakukan manuver," imbuhnya.

(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads