Dilansir detikTravel dari AFP, Jumat (8/6/2017), serangan hama tikus ini terjadi di Pulau Hainggyi yang berada di delta Sungai Irrawady, Myanmar. Pulau ini merupakan salah satu pulau terbesar di daerah Ayeyawardy, bagian selatan Myanmar.
Serangan tikus ini memang cukup mengkhawatirkan. Tak tanggung-tanggung, jumlah tikus yang menyerbu rumah-rumah warga jumlahnya mencapai ribuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BACA JUGA: Ada-ada Saja, Restoran Untuk Tikus
Menurut Phyo Zaw, masyarakat setempat mulai khawatir karena berdasarkan kepercayaan lokal di sana, kemunculan-tikus-tikus ini bisa jadi salah satu pertanda akan muncul bencana.
"Berdasarkan kepercayaan tradisional setempat, tikus bisa memprediksi cuaca buruk. Jadi orang-orang di sini khawatir akan banjir atau gempa bumi," sambung Phyo Zaw.
Foto-foto di sosial media menunjukkan masyarakat ramai berburu tikus di wilayah Irrawady. Pemerintah setempat sendiri menawarkan uang 50 kyat atau sebesar Rp 500 per ekor tikus yang dibunuh warga.
Jadilah warga Irrawady menjadikan berburu tikus sebagai kegiatan sampingan mereka. Para warga pun menggunakan berbagai alat untuk membunuh tikus, dari tongkat kayu, ketapel, hingga batu.
Myanmar sendiri sudah tidak asing dengan serangan wabah tikus. Salah satu daerah yang akrab dengan serangan tikus ada di Chin State, di sebelah barat laut Myanmar. Kamu yang mau liburan ke Myanmar sebaiknya hati-hati ya traveler! (wsw/fay)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica