Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 28 Jul 2017 13:35 WIB

TRAVEL NEWS

Bule di Bali Saja Membersihkan Sampah, Kalau Kamu?

Prins David Saut
Redaksi Travel
Komunitas Trash Hero Sanur, Bali (dok Trash Hero Sanur)
Komunitas Trash Hero Sanur, Bali (dok Trash Hero Sanur)
Sanur - Banyak turis dari berbagai negara datang ke Bali. Selain berlibur, beberapa dari mereka juga membersihkan sampah. Mantap!

Bali sebagai destinasi top dunia tak luput dari bertebarannya sampah di sudut-sudut kawasan wisata. Berawal dari kecintaan terhadap Pulau Dewata, sejumlah warga negara asing (WNA) dari berbagai negara mempelopori komunitas pemerhati lingkungan yang disebut Trash Hero.

WNA yang mempelopori komunitas ini adalah mereka yang sudah memenuhi ketentuan UU Keimigrasian di Indonesia. Education Project Leader of Trash Hero Bali, Tiara Brahmarani menyatakan beberapa WNA yang tinggal di Bali atau ekspatriat secara sukarela turun ke jalan memungut sampah-sampah.

"Trash Hero dimulai di Thailand oleh seorang surfer sekaligus DJ asal Swiss yang mengeluhkan sampah di pantai. Dia lalu memungut sampah di pantai sendirian, kemudian mengajak kenalan dan temannya sehingga muncul komunitas Trash Hero dua setengah tahun lalu," kata Tiara kepada detikTravel, Kamis (27/7/2017).

(dok Trash Hero Sanur)(dok Trash Hero Sanur)


(dok Trash Hero Sanur)(dok Trash Hero Sanur)


Kemudian, menurut Tiara, komunitas ini berkembang ke Filipina, Myanmar dan Indonesia. Untuk di Indonesia, Trash Hero tersebar di Candidasa, Sanur, Amed, Ubud, Canggu, Gili dan Pulau Komodo.

"Kami turun ke kawasan wisata sekali seminggu di sore hari. Kami membawa karung kapasitas sekira 5 Kg dan sarung tangan, berkumpul di titik yang sudah ditentukan dan memungut sampah selama 1-2 jam," ujar Tiara.

(dok Trash Hero Sanur)(dok Trash Hero Sanur)


Disampaikan Tiara, sukarelawan dikumpulkan melalui media sosial dan tidak hanya warga setempat yang ikut tapi juga ekspatriat yang peduli dengan kebersihan di Pulau Bali. Namun tenaga sukarelawan yang datang hanya 4-8 orang dengan sampah yang bertebaran bisa mencapai lebih dari 20 Kg.

"Kami memilih lokasi terbuka sehingga bisa dilihat orang banyak untuk menumbuhkan kesadaran atas kebersihan lingkungan," ucap Tiara.

(dok Trash Hero Sanur)(dok Trash Hero Sanur)
(vid/aff)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED