Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 03 Agu 2017 19:20 WIB

TRAVEL NEWS

Tren Wisata ke Bekas Reaktor Nuklir, Bahaya Tidak Ya?

Syanti Mustika
Redaksi Travel
Bekas bunker reaktor nuklir 816di China (Xinhua)
Bekas bunker reaktor nuklir 816di China (Xinhua)
Pripyat - Membayangkan radiasi nuklir saja kita sudah bergidik ngeri. Namun apa jadinya jika lokasi bekas reaktor nuklir dijadikan destinasi wisata?

Sekarang para wisatawan tidak hanya ingin menikmati pemandangan indah di pantai, sejuknya gunung, maupun wahana adrenalin. Namun mereka ingin menikmati wisata yang lain daripada yang lain. Baru-baru ini berkembang wisata ke lokasi bekas reaktor nuklir.

detikTravel telah merangkum beberapa destinasi yang merupakan bekas reaktor nuklir, Kamis (3/8/2017) yang menjadi sasaran rasa penasaran para turis.

1. Pripyat di Ukraina

Tren Wisata ke Bekas Reaktor Nuklir, Bahaya Tidak ya?


Wilayah ini merupakan bekas dari ledakan reaktor 4 pembangkit listrik Chernobyl pada 26 April 1986 . Tragedi ini bisa dibilang sebagai tragedi nuklir terburuk sepanjang sejarah. Banyak korban tewas, kota-kota di sekitar Chernobyl terpapar radiasi dan akhirnya ditinggalkan begitu saja oleh penduduknya.

Lokasi ini dibuka untuk wisatawan pada tahun 2011. Kawasan ini dikenal sebagai Zona Eksklusi Chernobyl.

Untuk bisa berkunjung ke sana, harus mendaftar terlebih dahulu minimal 10 hari sebelum hari H untuk mendapatkan izin masuk. Traveler bisa menggunakan jasa tur Chernobyl. Jika sudah mendapat persetujuan, traveler harus menandatangi perjanjian bahwa selama di Zona Eksklusi tidak boleh menyentuh barang apapun serta vegetasi. Risiko terkontaminasi kabarnya bisa lebih besar ketika berada di dekat vegetasi.

Setelah berkeliling traveler tidak bisa langsung pulang tanpa melewati pemeriksaan. Petugas akan melakukan pemindaian tubuh untuk menguji tingkat radiasi termasuk apakah ada debu radioaktif yang kemungkinan terbawa. Jika semua aman, barulah bisa meninggalkan tempat tersebut.

2. China

Tren Wisata ke Bekas Reaktor Nuklir, Bahaya Tidak ya?

Di Cina terdapat bekas reaktor nuklir yang dijadikan situs wisata sejarah. Adalah 816 Nuclear Military Plant, sebuah bekas reaktor nuklir bawah tanah yang berada di Kota Baitao, Distrik Fuling. Pertama kali beroperasi pada tahun 1966, reaktor nuklir yang tersembunyi itu kemudian ditutup pada tahun 1984 karena kondisi dunia yang telah damai.

Sebelumnya, Reaktor Nuklir Militer 816 pernah dibuka untuk wisatawan pada tahun 2010 silam. Namun karena persoalan teknis, area tersebut direnovasi dan baru dibuka kembali untuk wisatawan pada akhir 2016 lalu.

Konon katanya suasana di dalam rekator seperti film fiksi futuristik seperti Tron Legacy atau Star Wars. Hal ini didukung oleh tegnologi modern yang mendukung reaktor, serta lampu-lampu neon berwarna-warni di sudut reaktor nuklir.

Yuk, intip!

3. Wunderland Kalkar di Jerman

Tren Wisata ke Bekas Reaktor Nuklir, Bahaya Tidak ya?

Wunderland Kalkar merupakan taman rekreasi yang terletak di sebelah utara Dusseldorf, Jerman. Lokasinya juga berada di dekat perbatasan Jerman dengan Belanda.

Konon katanya taman bermain ini dibangun di lahan bekas reaktor nukilr tua yang sudah lama tidak berfungsi. Reaktor nuklir ini dibangun pada 1972 bekerjasama dengan Jerman dan Belanda. Namun ketika pembangunan selesai mereka sepakat untuk tidak mengaktifkan dan mengoperasikan pabrik.

Beberapa waktu kemudian, seorang pebisnis Belanda bernama Hennie van der Most membeli keseluruhan bekas reaktor nuklir dan mulai membangun hotel serta komplek wisata.

Wunderland Kalkar yang dulunya bernama Kernies Family mulai dibuka untuk umum pada tahun 2001. Sejak awal dibuka hingga sekarang, taman rekreasi ini menjadi salah satu destinasi favorit di Jerman.

Jadi traveler tidak perlu khawatir terkena radiasi, toh pabriknya nggak pernah aktif kok.

4. Fukushima di Jepang

Tren Wisata ke Bekas Reaktor Nuklir, Bahaya Tidak ya?

Reaktor Nuklir Fukushima Daichii terletak di Prefektur Fukushima, Jepang. Reaktor tersebut pernah terkena dampak bencana gempa bumi Tohoku 11 Maret 2011 silam.Akibatnya, salah satu reaktornya mengalami kebocoran dan limbah radioaktif pun mencemari lingkungan.

Wilayah di sekitar reaktor nuklir itu pun terkena imbasnya. Kini, zona terdampak bencana nuklir bak kota mati, sama seperti Kota Chernobyl di Ukraina. Penduduk pun menjadikan area reaktor nukilr menjadi destinasi wisata bencana.

Operator tur Jepang, NPO Nomada mempunyai paket wisata ke Fukushima sejak tahun 2012. Walau masih menjadi kontoversi oleh pemerintah jepang, NPO Nomada masih tetap jalan dan mengklaim banyak klien yang berminat dengan paket wisatanya.

NPO Nomada menegaskan bahwa paket wisatanya aman dan pengunjung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Mereka juga meprediksi di tahun 2036 traveler sudah bisa berkunjung ke sekitar Reaktor Fukushima tanpa pakaian pengaman.

Berani datang?


(rdy/aff)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED