Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (25/8/2017) Desa pelangi, atau dikenal sebagai Rainbow Family Village berada di Nantun, Kota Taichung, Taiwan. Desa cantik ini dilukis oleh kakek-kakek.
Kakek itu bernama Huang Yung Fu (95), seorang mantan veteran yang merupakan seniman di balik Desa Pelangi. Dia memulai mengecat dinding, pintu, batu, pohon sejak tiga tahun lalu. Dia melakukan ini hanya lantaran bosan dan tidak ada kegiatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para turis bisa berburu foto di desa cantik ini (AFP) |
Setiap hari dia selalu bangun jam 3 dini hari dan menghabiskan waktu selama empat jam untuk mengecat mural-mural lucu. Siapa sangka, desa yang dulunya akan digusur oleh pemerintah berubah menjadi destinasi wisata?
Berkat rasa bosan Si Kakek, perkampungan ini menjadi ramai dikunjungi oleh wisatawan. Para wisatawan yang berkunjung bisa menemukan beragam mural lucu berbentuk hewan, gambar berwarna-warni, selebriti, bahkan olahragawan.
Tak hanya itu, pengunjung juga bisa berburu foto dan berinteraksi langsung dengan sang kakek. Sekarang perkampungan cantik ini, yang dulunya masuk daftar desa kumuh yang akan digusur, dinobatkan menjadi salah satu desa cantik di Taiwan. (sym/aff)












































Para turis bisa berburu foto di desa cantik ini (AFP)
Komentar Terbanyak
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung Ditarik ke Politik, Jokowi: Nggak Nyambung