Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Nov 2017 16:18 WIB

TRAVEL NEWS

Pembangunan di Puncak Ijen juga Disayangkan Bupati Anas

Ardian Fanani
Redaksi Travel
Foto: Pembangunan di Puncak Ijen (Ardian Fanani/detikTravel)
Foto: Pembangunan di Puncak Ijen (Ardian Fanani/detikTravel)
Banyuwangi - Tak hanya wisatawan dan fotografer saja yang menyayangkan pembangunan di Puncak Ijen, Bupati Anas juga. Dia mengaku tidak pernah diajak berkomunikasi soal itu.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memprotes keras dengan pembangunan infrastruktur publik diatas puncak Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Anas menilai pembangunan pondopo, toilet dan pagar pembatas di bibir kawah merusak keindahan Kawah Ijen.

"Sudah banyak yang protes ke saya tentang pembangunan Ijen. Kami sangat menyayangkan," ujar Bupati Anas kepada sejumlah wartawan, saat mengunjungi pembangunan Sahid Hotel di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Jumat (3/11/2017).

Menurut Anas, Pemkab Banyuwangi belum pernah mendapatkan pemaparan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur tentang pembangunan infrastruktur publik di puncak Ijen. Untuk itu, Pemkab Banyuwangi meminta klarifikasi kepada BBKSDA Jatim, terkait pembangunan tersebut.

"Saya kaget dengan lokasi pembangunan fisik Ijen seperti sekarang. Makanya kita ingin mendapatkan informasi. Kita saja bangun alun-alun sedikit saja pasti publish masyarakat. Minta saran apa saja yang harus kita bangun. Ini tidak kami malah tidak diajak ngomong. Padahal investasi jalan kita ke Ijen itu besar," ujar Anas.

Pembangunan di Puncak Ijen Disayangkan Juga Oleh Bupati AnasFoto: Bupati Anas (Aditya/detikcom)


Anas berharap pembangunan infrastruktur publik di puncak Ijen tidak sampai mengganggu ekosistem. Tah hanya itu, pembangunan itu juga diharapkan bisa melihat kondisi landscape dan arsitektur, agar keindahan Ijen tak tercemar dengan bangunan yang salah letak itu.

"Kita minta BBKSDA melakukan klarifikasi terkait dengan pembangunan itu. Mengenai bangunan itu kami harap bisa menyesuaikan dengan landscape. Karena yang dijual di Ijen itu ya landscape-nya," pungkas Anas.

Sebelumnya, BBKSDA Jatim sedang melakukan pembangunan infrastruktur publik di puncak Ijen dan areal parkir Paltuding. Untuk di Paltuding, BBKSDA juga melakukan pembangunan beberapa gedung. Ini sebagai penunjang fasilitas wisatawan, diantaranya Tourist Information Center (TIC), pembangunan musholla dan masih banyak lagi.

Anggaran yang dikucurkan pada pembangunan tahap awal ini senilai Rp 5 miliar. Sementara tahap kedua akan dilakukan pada tahun 2018. Sementara total anggaran rampung pengerjaan proyek BBKSDA Jatim mencapai Rp 13 miliar. (wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Ditipu Foto Ekstrem

Jumat, 20 Apr 2018 23:11 WIB

Foto-foto ekstrem berikut ini bikin ngeri. Berdiri di pinggir batu yang tinggi dengan lanskap pantai di bawahnya, tapi... bohong!

Foto: Toilet Umum Terindah di Dunia

Jumat, 20 Apr 2018 21:55 WIB

Toilet umum pasti lekat dengan suasana yang kurang higienis. Rasanya cuma di Norwegia, ada toilet pinggir jalan yang tak cuma bersih tapi terlalu cantik!