Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 03 Jan 2018 13:50 WIB

TRAVEL NEWS

Kata Petugas Kebersihan Pantai Kuta Soal Fenomena Sampah

Prins David Saut
Redaksi Travel
Mandor pekerja kebersihan Dinas Pertamanan Kabupaten Badung, Gede Astawa (Prins David Saut/detikTravel)
Mandor pekerja kebersihan Dinas Pertamanan Kabupaten Badung, Gede Astawa (Prins David Saut/detikTravel)
Kuta - Fenomena sampah di pesisir selatan hingga barat Pulau Bali menjadi perhatian dunia internasional. Para petugas kebersihan menjelaskan fenomena sampah itu.

"Jadi ini sudah setiap tahun, 100 orang dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta Dinas Pertamanan diturunkan untuk membersihkan pantai setiap hari," kata mandor pekerja kebersihan Dinas Pertamanan Kabupaten Badung, Gede Astawa di Pantai Kuta, Badung, Bali, Rabu (3/1/2018).

Astawa menjelaskan jumlah personel itu lebih banyak 50 persen dibandingkan pertengahan tahun. Termasuk penggunaan 2 unit buldozer untuk membersihkan pantai, yang biasanya hanya 1 unit.

"Kita mulai kerja dari pukul 05.00 WITa sampai pukul 10.00 WITa, dibagi dua zona yaitu di sisi timur dan sisi barat pantai menggunakan penggaruk, sapu dan keranjang," ujar Astawa.

Kata Petugas Kebersihan Pantai Kuta Soal Fenomena SampahPara petugas kebersihan di Pantai Kuta (Prins David Saut/detikTravel)


Astawa menambahkan jika cuaca buruk terjadi malam sebelumnya atau di pagi hari maka sampah yang terbawa arus barat ke arah timur lebih banyak. Namun jika cuaca cerah seharian maka volume sampah yang terbawa arus lebih sedikit.

"Kalau hujan begitu arus baratnya membawa plastik dan juga ranting-ranting pohon. Tapi kalau cerah seperti hari ini hanya plastik saja dan tidak sebanyak pas hujan," ucap Astawa.

Kata Petugas Kebersihan Pantai Kuta Soal Fenomena SampahPantai Kuta setelah dibersihkan (Prins David Saut/detikTravel)


BACA JUGA: Soal Sampah di Pantai Bali: Itu Tiap Tahun

Sementara pantauan detikTravel di lokasi pada pukul 14.00 WITa, Pantai Kuta terpantau ramai oleh ratusan turis baik asing dan domestik. Sebagian dari mereka ada yang berjemur menikmati matahari dan ada pula yang berselancar hingga bermain ombak.

Pantai juga terlihat lebih bersih dibandingkan pagi hari pada pukul 06.00 WITa hingga 09.00 WITa. Satu atau dua sampah plastik masih terlihat di pantai namun sangat jarang sejauh mata memandang garis pantai berpasir putih kekuningan itu.

Kata Petugas Kebersihan Pantai Kuta Soal Fenomena SampahFoto: (Prins David Saut/detikTravel)
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED