Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 30 Mei 2018 18:20 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Layang-layang yang Bikin Sumringah Jokowi dan PM India

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Foto: Masaul/detikTravel
Foto: Masaul/detikTravel
Jakarta - Siang tadi, walau terik matahari di atas kepala, Presiden Joko Widodo dan PM India tetap sumringah bermain layang-layang. Yuk kenal lebih dekat dengan layang-layang itu.

Layang-layang yang dipamerkan dalam Pameran Layang-layang Indonesia dan India itu berasal dari Museum Layang-layang dan The Kite Museum Ahmedabad. Salah satu pembuat dan juga guide museum, Asep Irawan menjelaskan jenis layang-layang itu.

"Jadi layang-layang itu ada yang tradisional dan modern. Tradisional tiap daerah punya. Bentuk sama namanya beda. Bahannya beda-beda, plastik, kertas, kain parasut yang paling tahan lama," kata Asep.

Gaya Jokowi dan PM Modi bermain layang-layang (Rengga Sancaya/detikcom)Gaya Jokowi dan PM Modi bermain layang-layang (Rengga Sancaya/detikcom) Foto: undefined

"Juga ada yang terbuat dari daun gadung di Sulawesi Tenggara di Pulau Muna. Benangnya dipilin dari daun pandan dan serabut kelapa," imbuhnya di awal penjelasannya.

Membahas layang-layang, kata Asep, sudah ada sejak zaman dahulu kala. Layang-layang bagi orang pada saat itu tidak hanya menjadi alat permainan.

"Zaman purba itu. Layang-layang dimainkan untuk mencari Tuhan. Ada pula simbol di Muna sana yang di atas makamnya ada layangan," ujar Asep.

Menurut Asep, layangan di India dan Indonesia hampir sama. Hanya perbedaannya soal tradisi dan gambar yang ada dalam layangan itu.

"Kalau di India saya pernah ke sana seminggu ada hari raya layangan. 2 Hari libur dan semua orang termasuk PNS ke jalan main layangan," kata Asep.

Layang-layang paling susah dibikin kata Asep adalah layangan 3 dimensi. Perlu 1 bulan untuk pengerjaan sebuahnya.

"Dimulai dari perangkaan bambu, rotan. Setelahnya harus dilukis. Itu yang bikin lama," ucap dia.

Terakhir, Asep melihat animo masyarakat yang mulai meninggalkan permainan tradisional ini. Sekarang, anak-anak sudah bermain permainan modern dan orangtua banyak bawa mereka ke mal.

Melihat hal itu Asep ingin mengajak anak-anak bikin layang-layang dan melukisnya di Museum Layang-layang di Jl Haji Kamang, Pondok Labu, Jakarta yang buka dari pukul 09.00-16.00 WIB. Harga tiketnya pun terjangkau, hanya Rp 15 ribu untuk menambah ilmu sekaligus bermain di Museum Layang-layang.

Saksikan video Pameran Layang-layang 70 Tahun Persahabatan Indonesia-India:

[Gambas:Video 20detik]





(msl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED