Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Jul 2018 14:24 WIB

TRAVEL NEWS

Upacara 17 Agustus di Puncak Semeru Dilarang!

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Foto: Mendaki Gunung Semeru (Andik Setiawan/dTraveler)
Foto: Mendaki Gunung Semeru (Andik Setiawan/d'Traveler)
Jakarta - Pihak taman nasional melarang pendaki menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI di Puncak Gunung Semeru, karena masalah keselamatan. Mereka sudah menyiapkan tempat lain yang aman.

Pendakian Gunung Semeru begitu digemari saat libur dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Kuota pendakian tanggal 15-18 Agustus 2018 pun sudah penuh. Para pendaki ini biasanya akan melangsungkan upacara pengibaran bendera tepat tanggal 17 Agustus 2018 nanti.

Namun, upacara bendera tidak boleh dilakukan di Puncak Mahameru, karena alasan keselamatan. Pendakian kini memang dibatasi sampai Kalimati saja. Walaupun begitu, rupanya masih saja ada pendaki yang melanggar, nekat naik sampai ke puncak.

Tonton juga video: 'Cool! 2 Pendaki Indonesia Taklukkan Puncak Tertinggi Dunia'

[Gambas:Video 20detik]

Upacara bendera hanya boleh dilakukan di Ranu Kumbolo, Ranupani maupun Kalimati. Upacara di 3 titik tersebut memang diperbolehkan.

"Kalau upacara biasanya mereka di Ranukumbolo. Batas pendakian sampai Kalimati, kadang masih ada yang nekat di Mahameru, itu kita larang keras," ujar Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (BB TNBTS), John Kennedie kepada detikTravel via telepon, Rabu (11/7/2018).

Dari informasi yang dikumpulkan detikTravel, sejak tahun 2012, status Gunung Semeru dinyatakan Waspada atau Level 2. Tak jarang erupsi kecil terjadi di puncaknya, dengan batu-batu pijar dan gas beracun. Itu sangat membahayakan nyawa para pendaki.

BACA JUGA: Mengapa Pendakian Gunung Semeru Tidak Boleh Sampai ke Puncak?

Pihak BB TNBTS pun mengerahkan personel untuk berjaga-jaga agar tak ada pendaki yang melanggar aturan.

"Kita dari teman kepolisian, komunitas, stand by semua. Tim taman nasional ada 50 orang semua kumpul," tuturnya.

Upacara 17 Agustus di Puncak Semeru Dilarang!
(krn/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED