Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 18 Jul 2018 14:20 WIB

TRAVEL NEWS

Pernah Dirugikan Open Trip dan Tour Leader? Ayo Cerita!

Fitraya Ramadhanny
detikTravel
Foto: Ilustrasi wisatawan ikut open trip (Thinkstock)
Foto: Ilustrasi wisatawan ikut open trip (Thinkstock)
Jakarta - Kasus tour leader meninggalkan turis di Maroko, dinilai hanya puncak gunung es. Banyak traveler dapat pengalaman buruk soal open trip. Ini saatnya Anda cerita.

Sebelumnya di media sosial ramai postingan tentang 5 traveler peserta open trip backpacker yang ditinggal oleh tour leader bernama Erwin Aprianto di Maroko. Uang mereka dibawa Erwin. Pihak rekanan juga hampir tidak dibayar mobil sewaannya.

5 Tamu yang ditinggalkan, untungnya selamat dan sudah pulang sendiri ke Indonesia sambil dipandu KBRI Rabat. Setelah menghilang pada tanggal 10 Juli 2018 di Tangier, Maroko, Erwin bisa dihubungi detikTravel pada Minggu, 16 Juli 2018. Erwin mengklarifikasi dan mengaku diculik orang. Erwin kemudian melapor ke KBRI Rabat dan kini ditampung di sana.

Sementara itu Indonesian Tour Leader Association (ITLA) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) mengatakan Erwin bukan anggotanya. Erwin tidak bisa dihubungi detikTravel untuk mengkonfirmasi hal ini.

Dalam pantauan detikTravel, Rabu (18/7/2018) di dalam forum-forum yang membahas kejadian ini, ikut pula dibahas kasus-kasus sejenis dengan pelaku berbeda. Hal ini selaras dengan pernyataan Ketua Umum Indonesian Tour Leader Association (ITLA), Tetty DS Ariyanto bahwa kasus Erwin hanya puncak gunung es dari carut marut bisnis open trip dan tour leader abal-abal.

Apakah Anda pernah mengalami pengalaman buruk dengan open trip? Atau pernah bermasalah dengan tour leader, baik orang yang sama ataupun orang yang berbeda?

Silakan share pengalaman Anda lewat email ke redaksi@detik.travel dengan subyek: masalah open trip dan tour leader. Ceritakan yang lengkap kejadiannya, apakah masalahnya berhasil diselesaikan atau tidak.

Ayo cerita! Supaya bisa jadi kewaspadaan bagi para traveler semua. (fay/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED