Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 29 Jul 2018 10:25 WIB

TRAVEL NEWS

Begini Eksotisnya Maratua, Surga Tersembunyi di Kalimantan Timur

Suci Rizqi Lestari
Redaksi Travel
Foto: (Bona/detikTravel)
Foto: (Bona/detikTravel)
Jakarta - Kalimantan Timur tidak hanya memiliki Kepulauan Derawan yang fenomenal. Ada juga Pulau Maratua yang disebut sebagai kepingan surga tersembunyi di Kepulauan Derawan.

Maratua juga dikenal karena memancarkan aura eksotisme lewat perpaduan pasir putih dan air lautnya yang biru. Keelokan alam bawah lautnya yang luar biasa dan kemurnian alamnya semakin membuat Maratua dicintai oleh wisatawan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, Maratua adalah destinasi anggun di beranda tanah Borneo.

"Maratua adalah salah satu destinasi wisata eksotis yang ada di wilayah Kabupaten Berau. Pesona pantai ini hadir dari pasir putih yang sangat bersih dan masih sangat asri. Sangat ideal untuk menjadi destinasi liburan," ujar Pitana dalam keterangannya, Minggu (29/7/2018).


Jadi tak heran bila Maratua disebut sebagai Maldives-nya Indonesia. Maratua juga memiliki terumbu karang indah bertipe fringing Reef.

Ada banyak spot diving di Maratua. Penyelam di sana akan ditemani dengan beraneka jenis ikan.

"Tak heran jika banyak penyelam mengatakannya sebagai surganya para penyelam. Pulau Maratua memiliki banyak spot diving, di antaranya Jetty Dive, Turtle Traffic, Mid Reef, Eel Garden, Hanging Garden, Cabbage Garden, dan The Channel spot. Ditambah lagi dengan udaranya yang segar, jauh dari polusi kota," imbuh Pitana.

Bukan itu saja, senja di Maratua juga terasa indah. Suasana hening dan deburan ombak yang menyapu saat air laut pasang menawarkan sensasi yang berbeda.

Begitu juga saat matahari bangkit dari tidurnya. Lembayung cahaya jingga begitu indah turut menawarkan sensasi pemandangan yang tak ingin dilalui begitu saja.

"Wisatawan juga bisa berenang bersama ratusan ubur-ubur tanpa harus khawatir dengan sengatannya di Maratua. Tepatnya di danau Haji Buang. Wisatawan hanya membutuhkan waktu 15-30 menit menaiki perahu dari Maratua untuk sampai ke danau Haji Buang ini. Air di danau ini memiliki warna yang biru dan sangat tenang. Sangat luar biasa," timpal Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional II Kemenpar Sumarni.

Dari segi aksesibilitas, Maratua cukup mumpuni. Bagi traveler yang datang dari Jakarta, bisa melalui Tarakan atau via pelabuhan Tanjung Redep setelah tiba di Bandara Kalimarau, Berau.

"Saat ini pun telah ada penerbangan langsung dari Balikpapan ke Maratua dengan maskapai Garuda Indonesia. Jadi sudah sangat mudah," imbuh Sumarni.


Begitu juga dengan amenitasnya. Maratua telah memiliki resort dan cottage yang bisa menjadi pilihan para pelancong. Soal pelayanan tak perlu diragukan. Semua cottage dan resort di Maratua berstandar internasional.

"Makanya tak salah jika wisatawan mancanegara banyak yang berkunjung ke Maratua. Pelayanan yang mumpuni, akses yang telah memadai serta pesona alam yang luar biasa menjadikan Maratua destinasi wajib untuk dikunjungi," ungkap Sumarni.

Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya pesona bahari Indonesia memang sudah tak terbantahkan. Indonesia kaya dengan destinasi coastal zone, termasuk Maratua.


Tonton juga video: 'Surga Tersembunyi di Lombok'

[Gambas:Video 20detik]

(ega/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED